Minggu, 07 Jun 2026 12:42 WIB

Info Maszeh, Penyeberangan Banyuwangi-Bali Ditutup Dua Hari

Penyeberangan di Pelabuhan Ketapang Banyuwangi terpantau normal kendati akan dilakukan penutupan. Foto: Eko Purwanto
Penyeberangan di Pelabuhan Ketapang Banyuwangi terpantau normal kendati akan dilakukan penutupan. Foto: Eko Purwanto

jatimnow.com - PT ASDP Indonesia Ferry berencana menutup penyeberangan Ketapang (Banyuwangi)-Gilimanuk (Bali) jelang perayaan Hari Raya Nyepi. Penutupan dilakukan untuk menghormati umat Hindu di Bali yang tengah merayakan Nyepi pada 22 Maret 2022.

General Manager PT ASDP Indonesia Ferry Ketapang-Gilimanuk, M Yasin menjelaskan jadwal penutupan Pelabuhan Ketapang Banyuwangi berlaku mulai Selasa (21/3/2023).

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

"Untuk penutupan Pelabuhan Ketapang akan dimulai pada Selasa pukul 22.00 WIB. Di saat yang sama, kami masih menyediakan kapal untuk keberangkatan terakhir sesuai jadwal, yaitu pada Rabu pukul 06.00 WITA," katanya, Senin (20/3/2023).

Pada H-2 Nyepi, lanjut Yasin, belum ada peningkatan aktivitas di pelabuhan. Terlihat tidak ada penumpukan kendaraan di kedua pelabuhan, dan diprediksi masih akan berlanjut hingga penutupaan pelabuhan.

"Saya tidak melihat akan ada lonjakan yang berlebih, karena saudara-saudara kita sudah paham dengan Nyepi. Jadi banyak yang menunda keberangkatan ke Bali, untuk memberi kesempatan warga Bali melaksanakan Nyepi," sambung Yasin.

Masih lengangnya aktivitas penyeberangan, kata Yasin, bisa disebabkan jadwal Nyepi dan Ramadan yang hampir berbarengan. Hal itu diperkirakan sedikit memengaruhi niatan masyarakat untuk berlibur ke Bali atau sebaliknya.

Baca Juga: Semarak Pawai Ogoh-ogoh Umat Hindu di Desa Balun Lamongan

Kendati demikian, pihak ASDP telah menyiapkan skenario untuk mengurai kepadatan bila terjadi lonjakan sebelum ataupun sesudah Nyepi. Dua terminal disiapkan sebagai kantong-kantong parkir supaya antrean masuk pelabuhan tak mengular dan mengganggu lalu lintas di jalur utama.

"Di Ketapang kami siapkan tempat di Terminal Sri Tanjung. Sementara di Gilimanuk, kami siapkan di Terminal Kargo," sambungnya.

Sementara itu, aktivitas penyeberangan dari Pelabuhan Ketapang menujuGili Mas di Lombok Barat (NTB) masih akan beroprasi seperti biasa. Operasional jalur ini sekaligus upaya untuk meminimalisir adanya antrean di pelabuhan.

Baca Juga: Melihat Tawur Agung Kesanga Jelang Nyepi 1948 Saka di Kediri

"Pelayanan Ketapang tujuan Lombok berjalan seperti biasa. Untuk saat ini, belum terlihat potensi terjadinya kepadatan yang berlebihan," tuturnya.

Tambahan informasi, Pelabuhan Ketapang di Banyuwangi akan ditutup mulai Selasa (21/3/2023) pukul 22.00 WIB hingga Kamis (23/3/2023) pukul 04.00 WIB.

Sementara Pelabuhan Gilimanuk di Bali ditutup mulai Rabu (22/3/2023) pukul 06.00 WITA hingga Kamis (23/3/2023) pukul 06.00 WITA.

Editor : Rochman Arief
Berita Terbaru

Melihat Jejak Soekarno di Surabaya Melalui Pameran "Aku Arek Suroboyo"

Tema "Aku Arek Suroboyo" dipilih untuk menegaskan identitas Bung Karno sebagai putra daerah yang tumbuh dan ditempa di Surabaya sebelum menjadi tokoh besar Indonesia.

1.232 Atlet Taekwondo Bertarung di Ksatria Nusantara PBTI Series Kediri

Para atlet diharapkan dapat menjadi bibit-bibit terbaik Indonesia yang akan mewakili bangsa pada berbagai ajang internasional.

Menkop Bantah Isu Jual Beli Titik Koperasi Merah Putih, Sempat Viral di Kediri

Menkop Ferry menargetkan seluruh bangunan Koperasi Merah Putih, gerai usaha, serta fasilitas pendukung koperasi desa dapat selesai pada Agustus mendatang.

Turnamen Gerindra Cup U17 di Kediri Dimulai, Wadah Pembinaan Pesepakbola Muda

“Saya berharap dari stadion (Brawijaya) ini akan lahir pemain-pemain handal yang nantinya bisa memperkuat Indonesia," kata Anwar Sadad.

Menkop Dukung Kemitraan Petani-Koperasi di Kediri, Kejar Swasembada Gula 2028

Kolaborasi ini merupakan bentuk sinergi nyata antara koperasi, petani, dan pelaku industri.

Akhir Pekan Cuaca di Surabaya Cerah, tapi Waspada Panas yang Menyengat

Tidak terlihat adanya potensi hujan yang signifikan sepanjang hari. Cuaca mendukung berbagai aktivitas masyarakat, khususnya aktivitas di luar ruangan.