Minggu, 14 Jun 2026 07:25 WIB

MenkopUKM Resmikan Unit Usaha Ponpes Sunan Drajat Lamongan

Menteri Koperasi UKM, Teten Masduki saat meresmikan unit usaha baru Ponpes Sunan Drajat Lamongan. (foto: Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)
Menteri Koperasi UKM, Teten Masduki saat meresmikan unit usaha baru Ponpes Sunan Drajat Lamongan. (foto: Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)

jatimnow.com - Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (MenkopUKM), Teten Masduki meresmikan unit usaha baru milik Pondok Pesantren Sunan Drajat (PPSD) Lamongan.

Dalam kunjungan kali ini, Teten meresmikan dua unit usaha sekaligus yang masing-masing restoran dan pabrik pengolahan garam.

Baca Juga: Dorong Produktivitas, Petani Lamongan Terima Bantuan Alat dan Mesin Pertanian

Teten menilai upaya pengembangan usaha yang digalakkan Ponpes Sunan Drajat Lamongan bisa menjadi ekosistem baru perekonomian di masyarakat.

Anggapan itu ditafsirkan Teten, kendati Ponpes Sunan Drajat sudah memiliki berbagai unit usaha dan juga dilengkapi toserba. Maka, jangkauan bisnis semakin luas dan mempercepat penyerapan produk usaha masyarakat.

"Dengan bisnis pesantren, yang juga melibatkan 17 pesantren di Jawa Timur. Tiap pesantren kan punya prodak dan diagreisasi oleh koperasi sekaligus yang memasarkannya lewat jaringan toko serba ada (toserba) dan bisa keluar daerah," ungkap Teten, Kamis (16/3/2023).

Baca Juga: Venue Kejurprov X Biliar Jatim di Lamongan Dipindah, Ini Alasannya

Lebih jauh, Teten berharap agar gebrakan ini bisa dicontoh pesantren lain, dan bahkan seluruh Indonesia. Di mana tiap-tiap pesantren punya bisnis usaha sesuai keunggulan daerah masing-masing.

Karena dikelola oleh pesantren, Teten meyakini bahwa pesantren bisa menjadi inkubator bisnis, tempat belajar tempat untuk menyiapkan para santri sebagai saudagar-saudagar baru.

"Karena syarat negara maju adalah bisa memenuhi kebutuhan masyarakat melalui wirausaha," imbuhnya.

Baca Juga: Diminati Karena Kualitas, Selada Hidroponik Lapas Lamongan Suplai Dapur MBG

Tak hanya itu, Teten juga memuji keberanian Ponpes Sunan Drajat Lamongan yang mendirikan pabrik pengolahan garam.

"Saya rasa perlu adanya pengolahan-pengolahan garam yang tidak memerlukan alat, maka dari itu perlu adanya teknologi yang tidak mengandalkan cuaca seperti di sini (Ponpes Sunan Drajat)," urainya

Editor : Rochman Arief
Berita Terbaru

Mandi Bareng Teman, Pelajar Sragen Tewas Tenggelam di Bengawan Solo Ngawi

Jasad korban berhasil dievakuasi oleh tim SAR gabungan pada radius sekitar 50 meter dari titik awal ia dilaporkan tenggelam di kawasan Desa Mantingan, Kecamatan Mantingan.

Penyegaran Organisasi, Kasat dan Kapolsek Probolinggo Dimutasi

Kapolres mengajak seluruh jajaran Polres Probolinggo untuk terus menjaga profesionalisme dan menjunjung tinggi nilai-nilai Presisi.

Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Pelaku diketahui merupakan komplotan pembobolan toko lintas kota dan provinsi.

Cuaca Akhir Pekan Jatim: 4 Daerah Diminta Waspada Hujan Lebat

Peta peringatan dini ini merepresentasikan nilai akumulasi curah hujan harian paling tinggi dalam skala satu kabupaten atau kota.

Gol Larin Selamatkan Kanada dari Kekalahan Saat Melawan Bosnia-Herzegovina

Tuan rumah Kanada harus puas bermain imbang 1-1 di laga pembukan grup B Piala Dunia 2026.

Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Waspadai potensi turunnya hujan dengan intensitas ringan di beberapa wilayah.