Rabu, 22 Jul 2026 05:37 WIB

Bocah SD Banyuwangi Tewas Tenggelam saat Mandi di Saluran Irigasi

Lokasi saluran irigasi, lokasi korban meninggal dunia. (Foto: Eko Purwanto/jatimnow.com)
Lokasi saluran irigasi, lokasi korban meninggal dunia. (Foto: Eko Purwanto/jatimnow.com)

jatimnow.com - Seorang bocah sekolah dasar (SD) tewas tenggelam di saluran irigasi persawahan di Dusun Temurejo, Desa Kembiritan, Kecamatan Genteng, Banyuwangi. Ia tenggelam saar mandi bersama teman sebayanya.

Korban bernama Nando Kristian (10), yang rumahnya tak jauh dari lokasi kejadian. Ia terseret aliran air bendungan pada sore hari.

Baca Juga: Tari Jaripah Banyuwangi Sambut Hangat Peserta Media Gathering Pertamina 2026

"Benar, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 15.00 WIB. Korban berenang bersama temannya bernama Firman," kata Kapolsek Genteng Kompol Sudarmaji kepada jatimnow, Jumat (10/03/2023).

Dari keterangan Firman, jelas Sudarmaji, sebelum tenggelam, korban bersama temannya itu sempat melompat dari atas bendungan. Namun, selang beberapa saat korban tak muncul ke permukaan kembali.

"Sempat muncul sesaat (korban) ke permukaan air, lalu tak muncul lagi. Ketika itu rekan korban langsung panik. Sempat berusaha mencari namun tak ketemu," terangnya.

Karena tak jua muncul, lanjut Sudarmaji, teman korban lantas meminta pertolongan warga sekitar. Teriakan minta tolong kemudian direspons beberapa kuli bangunan yang kebetulan bekerja tak jauh dari TKP.

Baca Juga: Remaja Tenggelam di Sungai Nuris Jember Saat Ambil Sandal yang Jatuh

"Dua orang langsung meluncur ke bawah air untu mencari keberadaan korban. Saat diketemukan, korban langsung dibawa ke pinggir sungai. Dan mendapati korban sudah tak bernafas," ujarnya.

Mendapati kondisi korban sudah tak bernafas, warga bergegas membawanya ke klinik terdekat. Tetapi, Sudarmaji mengatakan nyawa korban tak mampu diselamatkan.

"Sempat dibawa ke klinik terdekat sekitar pukul 16.00 WIB. Tim medis berusaha melakukan pertolongan. Namun, nyawanya tetap tak bisa tertolong," katanya.

Baca Juga: 2 Pelajar Tewas Tenggelam di Ranu Betok Probolinggo

"Saat tiba di klinik korban sudah tidak merespons atau tubuh sudah pucat membiru, pupil mata tidak merespon. Sempat dilakukan tindakan RGP namun tidak merespons,"
imbuhnya.

Pasca-kejadian, orang tua korban menolak untuk dilakukan proses autopsi. Sudarmaji menyatakan korban murni meninggal karena tenggelam.

"Ayah korban mengatakan kejadian itu adalah musibah. Dan bersedia membuat surat pernyataan. Korban langsung kita serahkan ke pihak keluarga untuk langsung dikebumikan," tandasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.