Sabtu, 13 Jun 2026 12:16 WIB

Viral, Warga Ponorogo Resah Kabar Bahaya Vaksinasi

Kabid Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL), dr Yayuk Dwi
Kabid Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL), dr Yayuk Dwi

jatimnow.com - Munculnya postingan di media sosial (medsos) soal bahaya vaksinasi hingga menyebabkan meninggal dunia, meresahkan ibu rumah tangga atau yang mempunyai anak usia balita di Ponorogo

Seperti yang sempat ramai di Info Cegatan Wilayah Ponorogo (ICWP), seorang ibu bernama Pippid Sugiarto memposting bahwa anaknya telah meninggal akibat vaksinasi MR Measles Rubella (MR) di sekolahnya.

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

Hal itu membuat banyak ibu mulai mundur untuk tidak memvaksinasi anaknya. "Ya saya baca kemarin di grup ICWP ramai banget," kata Lestari, warga Ronowijayan Ponorogo.

Ia mengaku ketakutan untuk melakukan vaksinasi kepada anaknya yang berumur 2,5 tahun. Tidak hanya vaksin MR saja, bahkan, dirinya memutuskan tidak memberikan vaksin difteri kepada anaknya.

"Saya putuskan tidak memvaksinasi anak saya. Daripada kenapa-kenapa. Sampai ada sosialisasi dari dinas terkait," tegasnya.

Di sisi lain, Kabid Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL), dr Yayuk Dwi menyatakan, sampai saat ini belum ada laporan kematian akibat vaksinasi. "Belum ada laporan. Itu di media sosial. Kami akan telusuri," janjinya.

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

Namun, ia berharap, jangan sampai ibu di Ponorogo malah tidak memberikan vaknisasi terhadap anaknya. Ia berharap jangan ditelan mentah-mentah informasi yang berseliweran.

"Orang tua harus terlebih dulu memahmi imunisasi atau vaksinasi, yang mana adalah pemberian anti gen vaksin, sebagi bentuk kekebalan tubuh," tambahnya

Menurutnya, vaksinisasi maupun imunisasi sudah ada sejak dulu. Jika tidak ada sejak dulu, orang yang terkena cacar sudah banyak.

Baca Juga: Kasus Suspek Campak di Tulungagung, Dinas Kesehatan Gelar ORI

"Vaksinasi akan berhasil jika tepat sasaran, dan pemberian menyeluruh serta merata. Namun jika ada yang menolak, maka akan berpeluang juga beresiko penyakit masuk," pungkasnya.

Reporter: Mita Kusuma
Editor: Erwin Yohanes

 

Editor : Erwin Yohanes
Berita Terbaru

Mandi Bareng Teman, Pelajar Sragen Tewas Tenggelam di Bengawan Solo Ngawi

Jasad korban berhasil dievakuasi oleh tim SAR gabungan pada radius sekitar 50 meter dari titik awal ia dilaporkan tenggelam di kawasan Desa Mantingan, Kecamatan Mantingan.

Penyegaran Organisasi, Kasat dan Kapolsek Probolinggo Dimutasi

Kapolres mengajak seluruh jajaran Polres Probolinggo untuk terus menjaga profesionalisme dan menjunjung tinggi nilai-nilai Presisi.

Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Pelaku diketahui merupakan komplotan pembobolan toko lintas kota dan provinsi.

Cuaca Akhir Pekan Jatim: 4 Daerah Diminta Waspada Hujan Lebat

Peta peringatan dini ini merepresentasikan nilai akumulasi curah hujan harian paling tinggi dalam skala satu kabupaten atau kota.

Gol Larin Selamatkan Kanada dari Kekalahan Saat Melawan Bosnia-Herzegovina

Tuan rumah Kanada harus puas bermain imbang 1-1 di laga pembukan grup B Piala Dunia 2026.

Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Waspadai potensi turunnya hujan dengan intensitas ringan di beberapa wilayah.