Sabtu, 13 Jun 2026 23:01 WIB

Gelandang Persik Ady Eko Comeback, Kini Siap 100 Persen

Ady Eko Jayanto, dalam latihan bersama Persik Kediri. (Foto: Instagram Persik/jatimnow.com)
Ady Eko Jayanto, dalam latihan bersama Persik Kediri. (Foto: Instagram Persik/jatimnow.com)

jatimnow.com - Gelandang Persik Kediri Ady Eko Jayanto comeback. Laga melawan RANS Nusantara FC di Pekan ke 26 Liga 1 2022/2023, di Stadion Brawijaya, Kamis kemarin, menandai kembalinya pemain bernomor punggung 11 itu setelah dibekap cedera panjang.

Pemain kelahiran Kediri, 18 Januari 1994 itu mengaku bersyukur dengan comebacknya tersebut. Kini ia mengaku sudah siap 100 persen untuk kembali membantu Macan Putih merain kemenangan demi kemenangan.

Baca Juga: Liga Persik 2026 Dimulai, Fondasi Pembinaan Pesepakbola Kediri Raya

"(Kondisi fisik) saya sudah siap 100 persen, hanya tinggal mengembalikan mental bermain dan sentuhan bola yang lama hilang," kata Ady Eko Jayanto, Sabtu (25/2/2023).

Dalam kesempatan melawan RANS kemarin, Ady Eko Jayanto masuk di menit 83 menggantikan Rohit Chand.

Dia sangat berterima kasih kepada pelatih Divaldo Alves yang memberikannya kesempatan meski hanya 7 menit. Ini menjadi langkah awal untuk dia bisa memberikan yang terbaik untuk Macan Putih di sisa kompetisi ini.

"Saya berterima kasih dengan coach (Divaldo) yang telah memberikan saya kesempatan bermain setelah cedera lama," tambahnya.

Ady Eko Jayanto mengalami cedera yang cukup serius. Ada cedera tulang kering saat benturan keras melawan pemain Barito Putera akhir September 2022 lalu. Sejak saat itu, dia terpaksa absen hingga 13 laga.

Baca Juga: Ponpes Al Falah Kediri Ditetapkan Tuan Rumah Munas Alim Ulama dan Konbes NU

“Semoga ini jadi awal yang baik. Mohon doanya, mas,” tandas Ady.

Untuk diketahui Ady Eko Jayanto, merupakan pemain paling setia dalam perjalanan roller coaster Macan Putih.

Persik Kediri pernah berjaya di era 2000an awal. Saat itu mereka keluar sebagai jawara di Divisi I 2002. Kemudian mampu meraih dua kali juara di kasta tertinggi, yakni di tahun 2003 dan 2006.

Namun di periode 2008, prestasi ini terus merosot karena masalah finansial. Meski akhirnya kembali ke level tertinggi di musim 2015, Persik dinyatakan tidak lolos karena memiliki utang besar.

Baca Juga: Razia Gabungan di Lapas Kediri, Petugas Amankan Barang Terlarang

Puncaknya di 2017, mereka harus terlempar ke level terendah, Liga 3 setelah kalah di babak play off.

Macan Putih kemudian pelan-pelan mencoba bangkit. Hingga akhirnya dia mampu keluar sebagai juara Liga 3 di musim 2018 dan promosi ke Liga 2. Di level itu, Persik kembali merengkuh mahkota. Ady Eko Jayanto ada di masa sulit itu bersama Yusuf Meilana yang saat ini juga masih berseragam Ungu.

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Mandi Bareng Teman, Pelajar Sragen Tewas Tenggelam di Bengawan Solo Ngawi

Jasad korban berhasil dievakuasi oleh tim SAR gabungan pada radius sekitar 50 meter dari titik awal ia dilaporkan tenggelam di kawasan Desa Mantingan, Kecamatan Mantingan.

Penyegaran Organisasi, Kasat dan Kapolsek Probolinggo Dimutasi

Kapolres mengajak seluruh jajaran Polres Probolinggo untuk terus menjaga profesionalisme dan menjunjung tinggi nilai-nilai Presisi.

Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Pelaku diketahui merupakan komplotan pembobolan toko lintas kota dan provinsi.

Cuaca Akhir Pekan Jatim: 4 Daerah Diminta Waspada Hujan Lebat

Peta peringatan dini ini merepresentasikan nilai akumulasi curah hujan harian paling tinggi dalam skala satu kabupaten atau kota.

Gol Larin Selamatkan Kanada dari Kekalahan Saat Melawan Bosnia-Herzegovina

Tuan rumah Kanada harus puas bermain imbang 1-1 di laga pembukan grup B Piala Dunia 2026.

Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Waspadai potensi turunnya hujan dengan intensitas ringan di beberapa wilayah.