Minggu, 07 Jun 2026 03:17 WIB

Warga Pasuruan Demo PT Mitra Alam Segar Protes Sumur Kering dan Bau

  • Penulis : Moch Rois
  • | Kamis, 23 Feb 2023 13:39 WIB
Puluhan warga Pasuruan unjuk rasa di PT MAS. (Foto: Moch. Rois/jatimnow.com)
Puluhan warga Pasuruan unjuk rasa di PT MAS. (Foto: Moch. Rois/jatimnow.com)

jatimnow.com - Puluhan warga Dusun Mojokopek Barat dan Dusun Bawe, Desa Mojoparon, Kecamatan Rembang, Kabupaten Pasuruan, mendatangi PT Mitra Alam Segar (PT. MAS) yang memproduksi minuman kemasan, Kamis (23/2/2023) pukul 10.13 WIB.

M Lukman, perwakilan warga Mojokopek Barat yang permukimannya bersebelahan dengan PT Mitra Alam Segar, mengatakan warga selama ini dirugikan dengan aktifitas perusahaan tersebut dan membawa beberapa poin tuntutan.

Baca Juga: Sengketa Lahan TNI AL dan Warga 10 Desa Pasuruan Temui Titik Terang di DPR RI

"Dampak yang paling terasa, sudah 12 tahun ini kita kekeringan air sumur. Sumur yang manual digali itu. Untuk mencukupi kebutuhan air bersih selama ini, warga swadaya sendiri, dengan biaya sendiri bikin sumur bor. Saat itu ngebor habis 4 pipa ukuran 6 meter. Sekarang ini warga bikin sumur bor lagi habis 6 pipa, karena yang lama airnya sudah berwarna cokelat," jelas M Lukman.

Selain keluhan sumur yang mengering dan tidak ada kompensasi sambungan pipa PDAM, warga juga mengeluh kebisingan dari mesin produksi PT MAS.

"Selain bising, aktifitas bongkar muat kendaraan besar itu getarannya sampai rumah warga. Kalau rumah warga ambruk yang tanggung jawab siapa?" ucapnya.

Baca Juga: Kader NasDem Jember Desak Dewan Pers Sanksi Majalah Tempo

Di satu sisi bau busuk yang disebut warga berasal dari PT MAS juga sangat mengganggu dan berdampak pada pernafasan.

"Bau busuk itu yang sering terjadi hari sabtu dan minggu. Baunya seperti bahan kimia, dugaan kami kayak sejenis HCL," lanjutnya.

Lukman juga mempertanyakan terkait pintu masuk perusahaan yang melewati jalan kampung genengan Dusun Mojokopek Barat yang dilakukan tanpa adanya sosialisasi ke warga.

Baca Juga: Simak Rekayasa Lalu Lintas Dampak Pembangunan Jembatan Bokwedi Pasuruan

Mendapati tuntutan warga yang diorasikan dalam unjuk rasa itu, jatimnow pun mencoba mengkonfirmasi manejemen PT Mitra Alam Segar. Namun upaya konfirmasi itu tidak berhasil.

"Manajemen di Surabaya semua," tandas Satpam penjaga gerbang PT MAS, Andriyan.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Tuai Polemik, Komisi III DPRD Kota Probolinggo Sidak Proyek Swalayan Jalan Cokro

Komisi III telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi untuk memastikan kelengkapan izin proyek di atas lahan seluas 1,3 hektare tersebut.

Update Kepulangan Haji 2026: 7.581 Jemaah Tiba via Debarkasi Surabaya

Update kepulangan haji 2026 Debarkasi Surabaya: 7.581 jemaah dari 20 kloter tiba di Tanah Air. 2 jemaah asal Malang wafat, 3 lainnya dirawat di RS Arab Saudi.

Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional di Jember, Lansia Tangguh Indonesia Tumbuh

Pengalaman dan kebijaksanaan yang dimiliki para lansia merupakan fondasi penting dalam pembangunan bangsa.

Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Lakukan Pemilahan Sampah Dari Sumber

Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026, Pemkab Tulungagung gelar deklarasi gerakan pemilahan dan pengolahan sampah dari sumber.

Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Pakar Ingatkan Ancaman Krisis Energi

Pakar lingkungan soroti krisis energi, penumpukan sampah, hingga bahaya mikropolutan di momen Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026.

Peringati Hari Pers Nasional, PWI Tulungagung Siapkan Literasi Media

Pemerintah Kabupaten Tulungagung menyampaikan apresiasi atas dedikasi insan pers yang selama ini menjadi mitra strategis dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.