Senin, 08 Jun 2026 10:08 WIB

Keluh Warga Terdampak Banjir di Driyorejo, Gresik

Warga Perumahan De Naila Village, Jalan Mojosarirejo, Driyorejo, Gresik gotong royong membersihkan material banjir (Foto-foto: Rama Indra/jatimnow.com)
Warga Perumahan De Naila Village, Jalan Mojosarirejo, Driyorejo, Gresik gotong royong membersihkan material banjir (Foto-foto: Rama Indra/jatimnow.com)

jatimnow.com - Warga yang menghubi 58 rumah di Perumahan De Naila Village, Jalan Mojosarirejo, Driyorejo, Gresik mulai mengamankan barang-barangnya, setelah sempat terendam banjir.

Banjir setinggi 1,5 meter merendam rumah mereka pada Selasa, (21/2/2023) malam. Meski banjir dimungkinkan bakal datang lagi, mereka tetap bertahan di rumahnya.

Baca Juga: Berkali Ganti Bupati, Warga Karang Mluwo Jember Masih Dihantui Banjir

Koordinator Blok G Perumahan De Naila Village, Rudi Santoso mengatakan, banjir kiriman itu disebabkan jebolnya dinding yang berdekatan dengan sungai.

"Tanggul jebol sekitar pukul 17.30 WIB, lalu luapan air setinggi 1,5 meter membanjiri 58 rumah warga," terang pria 46 tahun itu kepada jatimnow.com.

Menurutnya, banjir yang datang tiba-tiba menyebabkan banyak kerugian. Rudi sendiri mengaku merugi sekitar Rp18 juta.

"Saya bekerja sebagai penjual obat vitamin, dan itu ada beberapa kardus tidak selamat, angkanya Rp15 juta. Belum barang elektronik rusak, bila ditotal sekitar Rp3 juta," jelasnya.

Baca Juga: Kampung SIBA KLASIK Gresik Terapkan Kurban Minim Sampah

Rudi mengaku, pakaiannya saat ini semuanya kotor dan tidak ada pakaian bersih untuk sekedar dipakai. Istrinya bahkan terpaksa membeli daster dan celana pendek di pasar.

Sementara dari pantauan jatimnow.com, tanggul yang jebol itu masih menganga lebar. Warga sekitar termasuk Rudi pasrah dan tetap tinggal di rumah mereka untuk menjaga barang yang tersisa.

"Pasrah, kalau hujan lagi dan banjir akan datang. Sebelum tanggul tembok dibangun, warga siap evakuasi dan kami akan siap tidak bisa bekerja untuk sementara waktu," tegasnya.

Rudi berharap, banjir ini segera ditangani pihak developer maupun pemerintah.

Baca Juga: JIIPE Peduli Bagikan Puluhan Hewan Kurban ke Masyarakat Gresik

"Pagar tembok tanggul adalah pertahanan kami dan developer diharap bisa segera menanganinya. Sementara untuk pemerintah juga bisa mendorong pihak developer untuk segera memperbaikinya," pungkasnya.

Hingga pukul 14.30 WIB, pihak developer perumahan belum terlihat datang ke lokasi untuk sekedar meninjau kondisi warga perumahan itu.

 

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Melihat Jejak Soekarno di Surabaya Melalui Pameran "Aku Arek Suroboyo"

Tema "Aku Arek Suroboyo" dipilih untuk menegaskan identitas Bung Karno sebagai putra daerah yang tumbuh dan ditempa di Surabaya sebelum menjadi tokoh besar Indonesia.

1.232 Atlet Taekwondo Bertarung di Ksatria Nusantara PBTI Series Kediri

Para atlet diharapkan dapat menjadi bibit-bibit terbaik Indonesia yang akan mewakili bangsa pada berbagai ajang internasional.

Menkop Bantah Isu Jual Beli Titik Koperasi Merah Putih, Sempat Viral di Kediri

Menkop Ferry menargetkan seluruh bangunan Koperasi Merah Putih, gerai usaha, serta fasilitas pendukung koperasi desa dapat selesai pada Agustus mendatang.

Turnamen Gerindra Cup U17 di Kediri Dimulai, Wadah Pembinaan Pesepakbola Muda

“Saya berharap dari stadion (Brawijaya) ini akan lahir pemain-pemain handal yang nantinya bisa memperkuat Indonesia," kata Anwar Sadad.

Menkop Dukung Kemitraan Petani-Koperasi di Kediri, Kejar Swasembada Gula 2028

Kolaborasi ini merupakan bentuk sinergi nyata antara koperasi, petani, dan pelaku industri.

Akhir Pekan Cuaca di Surabaya Cerah, tapi Waspada Panas yang Menyengat

Tidak terlihat adanya potensi hujan yang signifikan sepanjang hari. Cuaca mendukung berbagai aktivitas masyarakat, khususnya aktivitas di luar ruangan.