Kamis, 11 Jun 2026 14:49 WIB

Warga Pacitan Meninggal Diduga DBD, Penjelasan Dinkes Tegas!

Fogging di wilayah Desa Sirnoboyo, Kecamatan Pacitan. (foto: Doyok for jatimnow.com)
Fogging di wilayah Desa Sirnoboyo, Kecamatan Pacitan. (foto: Doyok for jatimnow.com)

jatimnow.com - Satu warga di Desa Sirnoboyo, Kecamatan Pacitan, Kabupaten Pacitan meningga diduga akibat wabah demam berdarah dengue (DBD).

“Beberapa waktu lalu memang ada warga yang meninggal karena demam berdarah,” ujar salah satu warga, Sukatno, Rabu (1/3/2023).

Baca Juga: Belasan Warga Jember Terserang DBD, PMI Lakukan Fogging dan PSN Serentak

Dia mengaku, Dinas Kesehatan (Dinkes) Ponorogo juga sudah melakukan fogging di Desa Sirnoboyo, buntut dari meninggalnya warga setempat yang diduga demam berdarah.

Kepala Bidang Pengendalian Dan Pemberantasan Penyakit Dinas Kesehatan Pacitan, Drg. Nur Farida tidak menampik adanya warga yang meninggal akibat DBD. Hanya saja, bukan sepenuhnya karena penyakit yang disebabkan nyamuk aides aegypti.

Dia menyebut, warga yang meninggal itu memang terjangkit DBD. Selain itu, juga memiliki penyakit komorbid atau penyakit bawaan.

“Bukan semata-mata karena DBD,” kata drg Nur Farida kepada sejumlah media.

Karena itu, lanjutnya, dilakukan fogging di Desa Sirnoboyo, Kecamatan Pacitan. Dia menyebutkan bahwa fogging itu bukan satu-satunya untuk mengendalikan DBD. Yang diutamakan sebenarnya adalah pemberantasan sarang nyamuk atau PSN.

Baca Juga: Kasus Demam Berdarah di Tulungagung Menurun Awal Tahun Ini

“Sebenarnya ada kiteria khusus untuk bisa melakukan fogging. Karena semua daerah bisa dilakukan fogging,” urainya.

Menurutnya, fogging bisa dilakukan jika ada satu wilayah ada tambahan pasien panas, juga rumah sekitar ada jentik nyamuk. Fogging itu ada risiko besar.

"Untuk bulan Januari ini, ada delapan kasus DBD. Dari jumlah itu, menyebar di tiga lokasi yang meliputi, Kecamatan Pacitan Kota, Ngadirojo dan Lunimg," imbuhnya.

Baca Juga: Tingkatkan Produktivitas Ayam Broiler di Pacitan, Alumni UGM Beri Pendampingan

Berdasarkan Dinas Kesehatan Pacitan, kasus DBD sepanjang tahun pada 2022 sebanyak 84 kejadian. Dia menyebutkan jika melihat data, ada penurunan cukup signifikan untuk kasus DBD.

“Gejala DBD itu panas naik-turun. Jika memang ada panas selama tiga hari, saya sarankan segera ke puskesmas. Untuk antisipasi saja, memastikan apakah DBD atau bukan,” pungkasnya.

Ahmad Fauzani/jatimnow.com

Editor : Rochman Arief
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.