Senin, 27 Jul 2026 01:52 WIB

Semburan Air di Ngawi, Dinas ESDM: Mengandung Gas Metana

Semburan air dan gas di Ngawi/Foto: dok.jatimnow.com
Semburan air dan gas di Ngawi/Foto: dok.jatimnow.com

jatimnow.com - Fenomena alam semburan air dan gas yang terjadi di Ngawi memang sudah terjadi empat hari. Hal ini membuat pihak Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) turun langsung.

"Kami sengaja datang untuk menganalisanya. Berbahaya atau tidak. Biar warga juga tidak tahu," kata Kukuh Sujadmiko, Kabid ESDM Provinsi Jatim, Kamis (9/8/2019)

Baca Juga: Pabrik Sepeda di Semarang Gunakan Gas Bumi PGN, Produksi Kian Efisien

Menurutnya, hasil analisa tim yang dipimpinnya, air yang disemburkan tidak berbahaya. Pasalnya tidak mengandung bahan-bahan yang membahayakan bagi warga masyarakat.

"Airnya tidak berbahaya bagi tubuh manusia. Jadi tidak ada yang perlu dikhawatirkan berlebihan," urainya.

Baca juga: Semburan Air di Ngawi Belum Berhenti, Ini Penjelasan Kementerian ESDM

Baca Juga: PGN Raih Penghargaan GCG 2026, Perkuat Tata Kelola di Tengah Disrupsi AI

Namun, lanjut ia, air tersebut juga mengandung gas metana walaupun sedikit. "Tandanya ada gelembung. Tapi cuma sedikit," terangnya.

Sehingga, ia berharap warga yang melihat fenomena tersebut tidak menyulut rokok. Agar tidak terjadi kebakaran.

Baca Juga: Daerah Pesisir Penghasil Migas Diusulkan Dapat Dukungan Fiskal Lebih Besar

Reporter: Mita Kusuma
Editor: Erwin Yohanes

 

Editor : Erwin Yohanes
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.