Rabu, 22 Jul 2026 09:59 WIB

Uang Ratusan Juta Rupiah Demi Koleksi Action Figure Superman

Ahmad Athoillah kolektor Action Figure Superman asal Jombang (Foto-foto: Elok Pribadi/jatimnow.com)
Ahmad Athoillah kolektor Action Figure Superman asal Jombang (Foto-foto: Elok Pribadi/jatimnow.com)

jatimnow.com - Seorang pria di Jombang rela menghabiskan uang ratusan juta rupiah demi mengoleksi action figure Superman idolanya.

Kolektor itu bernama Ahmad Athoillah. Kesibukannya menjadi wakil rakyat di DPRD Jawa Timur tidak membuat hobinya mengoleksi superhero Superman yang diidolakan sejak kecil itu berhenti.

Baca Juga: Tambakberas Kebut Persiapan Muktamar ke-35 NU, Siap Sambut 6.000 Muktamirin

Ditemui di kediamannya Jalan Gubernur Suryo, Jombang, ia memperlihatkan koleksi Superman yang dikumpulkan sejak 2015 silam.

"Superman ini merupakan superhero kesukaan saya sewaktu saya masih kecil," ungkapnya, Senin (30/1/2023).

Dia menjelaskan, saat jalan-jalan ke Jakarta pada 2015, dia melihat salah satu stand pameran yang memamerkan superhero Superman.

"Saya menemukan salah satu stand Superman. Oh ternyata di Indonesia ada Superman Fans of Indonesia (SFoI). Nah itu saya mulai muncul hobi masa kecil saya. Dan mulai itu saya mengkoleksi Superman sampai saat ini," terangnya.

Dia mengaku suka dengan Superman lantaran logo S dalam kostum Superman memiliki filosofi yang menarik.

"Ya saya suka karena filosofi hidupnya Superman. Ada logo S. Yang kita tahu S itu adalah Superman. Tapi ternyata S ini dalam bahasa crypton (planet asal Superman) artinya adalah hope (harapan)," ungkap dia.

"Jadi Superman yang superhero. Walaupun kekuatannya super tapi ternyata tetap membutuhkan teman, keluarga. Walaupun mempunyai harapan yang berbeda tapi ternyata tujuannya sama. Ya itu yang saya sukai," sambungnya.

Baca Juga: Besut Mudik ke Jombang, Mencari Roh Dialektika di Tanah Para Pemikir

Saat ditanya berapa jumlah total koleksi Superman yang dimiliki, ia mengaku jumlahnya banyak, tapi tidak sampai ribuan.

"Ada banyak. Kalau tepatnya saya kurang paham. Kira-kira ada ratusan, belum sampai ribuan," ucapnya.

Dia mengatakan, untuk mengumpulkan koleksi Superman ada beberapa cara, mulai dari membeli, hingga tukar menukar, terutama dari sesama para kolektor action figure Superman.

"Ya pas jalan-jalan kok ada Superman yang bentuknya apa, gitu ya saya beli. Terus dari online. Terus dari temen-temen. Kita itu ada grup Superman Fans of Indonesia. Tapi ada juga yang sering tukar-menukar," papar dia.

Dia menjelaskan, ada dua jenis barang yang langka. Dan untuk memiliki barang tersebut, ia membutuhkan waktu yang lama.

Baca Juga: Potret Travesti Ludruk, Simbol Perlawanan yang Hadir di Pameran Foto Jombang

"Piringan hitam. Ada juga kotak musik yang bisa muter itu smallvile (kota tempat Superman jatuh ke bumi) itu yang paling lama. Sejak Tahun 1920. Dapat di Indonesia, ya harganya sekitar Rp11 sampai 12 juta," bebernya.

Dia menyebut ada beberapa mainan yang didatangkan dari luar negeri. Mulai dari Amerika, Eropa hingga Inggris, dengan harga sekitar Rp2 sampai 3 juta.

Untuk mengoleksi superhero kesayangannya itu, ia mengaku merogoh kocek yang cukup lumayan.

"Kalau sejak 2015 kalau ditotal ya kurang lebih sudah ratusan juta ya," pungkasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.