Kamis, 23 Jul 2026 17:55 WIB

SPTP Catat Arus Peti Kemas Tumbuh 1,08 Persen

  • Penulis :
  • | Senin, 16 Jan 2023 09:34 WIB
Arus peti kemas sepanjang tahun 2022 di sejumlah terminal tumbuh 1,08 persen, kendati melset dari target. (foto: SPTP for jatimnow.com)
Arus peti kemas sepanjang tahun 2022 di sejumlah terminal tumbuh 1,08 persen, kendati melset dari target. (foto: SPTP for jatimnow.com)

jatimnow.com - Perusahaan operator terminal PT Pelindo Terminal Petikemas (SPTP) mencatat arus peti kemas sepanjang tahun 2022 mencapai 11,16 juta TEU's. Jumlah tersebut tumbuh 1,08 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2021, yang mencapai 11,04 juta TEU's.

Namun demikian, capaian arus peti kemas sepanjang tahun 2022 sedikit di bawah target yang telah ditetapkan perusahaan yakni mencapai 11,65 juta teus.

Baca Juga: Dari Kremlin ke Dunia, Memahami Manuver Indonesia di Tengah Pusaran Global

Corporate Secretary PT Pelindo Terminal Petikemas, Widyaswendra mengatakan banyak faktor yang mempengaruhi tidak tercapainya target arus peti kemas perusahaan. Salah satunya adalah berkaitan dengan peti kemas luar negeri yang masih dipengaruhi konflik Rusia dan Ukraina.

Selain itu, masalah penutupan pelabuhan akibat kebijakan lockdown di sejumlah kota di China juga memberi pengaruh terhadap arus ekspor dan impor di sejumlah terminal peti kemas di Indonesia.

“Peti kemas dalam negeri juga turun, hal ini dipengaruhi sejumlah faktor, yang salah satunya cuaca buruk di beberapa wilayah di Indonesia,” kata Widyaswendra dalam keterangan tertulisnya, Senin (16/01).

Lebih lanjut, disebutkan arus peti kemas luar negeri sepanjang tahun 2022 tercatat sebanyak 3,48 juta TEU's atau tercapai 94,28 persen dari target sebanyak 3,66 juta TEU's. Jumlah tersebut naik 2,04 persen dari tahun 2021 sebanyak 3,41 juta TEU's.

Baca Juga: Peti Kemas Terpapar Cesium Ditangani Aman, Pelabuhan Tanjung Perak Tetap Buka

Sementara untuk peti kemas domestik sepanjang tahun 2022 tercatat sebanyak 7,67 juta TEU's atau tercapai 96,1 persen dari target sebanyak 7,98 juta TEU's. Arus peti kemas dalam negeri tumbuh 0,65 persen dari tahun 2021 yang tercatat sebanyak 7,62 juta TEU's.

“Prediksi kami pada tahun 2022 kemarin akan ada kenaikan sekitar 5-7 persen dari tahun 2021. Namun realisasinya naik sekitar 1,08 persen. Untuk tahun 2023 ini harapan kami bisa mencapai kurang lebih 11,53 juta TEU's,” urainya.

Widyaswendra menyebutkan transformasi operasional terminal peti kemas masih menjadi program utama perseroan tahun 2023. Sejumlah terminal peti kemas akan dipoles untuk meningkatkan produktivitas yang diharapkan dapat memangkas waktu singgah kapal (port stay).

Baca Juga: Petualangan Berujung Petaka, Bagaimana Masa Depan Eks Marinir di Ukraina?

Terminal peti kemas dimaksud meliputi TPK Jayapura, TPK Pantoloan, TPK Kupang, TPK Tarakan, TPK Kendari, dan TPK Bitung.

Program lain yang akan dijalankan SPTP adalah digitalisasi dan sistemasi operasi terminal peti kemas, optimalisasi aset, pengembangan pelabuhan melalui mitra strategis, dan beberapa program kerja lainnya.

 

 
Editor : Rochman Arief
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.