Selasa, 23 Jun 2026 01:27 WIB

Satu Unit Kereta Transportasi Asian Games 2018 Masih Diuji Coba

  • Penulis : Mita Kusuma
  • | Selasa, 07 Agu 2018 18:42 WIB
Satu unit Kereta  Light Rail Transit (LRT) yang dipesan pemerintah melalui PT KAI/Foto: Dok PT KAI
Satu unit Kereta Light Rail Transit (LRT) yang dipesan pemerintah melalui PT KAI/Foto: Dok PT KAI

jatimnow.com - Walaupun perhelatan Asian Games 2018 di Palembang semakin dekat. Namun, persiapan untuk transportasi pendukung atlet belum maksimal. Satu unit Kereta  Light Rail Transit (LRT) yang dipesan pemerintah melalui PT KAI, belum dikirim.

Hingga saat ini, baru tujuh yang dikirim ke Palembang, dari delapan kereta LRT yang dipesan.

"Ya memang kurang satu. Kereta tersebut masih berada di PT INKA di Kota Madiun," kata General Manager Corporate Secretary PT INKA, I Ketut Astika.

Ia menjelaskan, satu trainset LRT yang masih berada pabrik PT INKA sudah siap dikirim. Namun, pihak PT INKA masih menunggu konfirmasi terkait kesiapan prasarana di Palembang.

"Kami kan juga melihat kesiapan prasarana di Palembang. Deponya saat ini sudah menampung tujuh trainset. Nah ini kita sambil memastikan di sana, masih ada proses evaluasi, sehingga ketika nanti dikirimkan bisa maksimal," katanya.

Ia juga belum bisa memastikan, satu LRT terakhir ini kapan dikirim ke Palembang. Karena menurutnya, pihaknya masih melakukan koordinasi.

"Secara fisik sudah selesai keretanya. Tidak ada masalah. Tinggal menunggu dikirim saja,"katanya.

Sementara, Ketut mengaku, bila sudah genap 8 LRT dikirim, kemungkinan tidak semua dioperasikan. Sebagian ada yang digunakan sebagai cadangan ketika terjadi emergency maupun trouble.

Sekarang pun, masih dilakukan tahap pengujian. Sepengetahuan dirinya baru berjalan 8 kali perjalanan dalam sehari.

"Ini kan belum beroperasi penuh, masih uji coba. Sambil menguji semua fungsi, sistem di airport, ticketing di airport, teknis di perjalannannya, penjual tiketnya bagaimana, setelahnya baru dioperasikan,"katanya.

Untuk diketahui, LRT Sumsel, tergolong sebagai kereta berteknologi baru di Indonesia. Kereta ini menggunakan motor listrik sebagai penggerak, dilengkapi third rail sebagai sumber daya listrik.

Dalam satu rangkaiannya terdapat tiga kereta dengan susunan dua motor car atau kereta dengan roda penggerak sekaligus menyatu dengan kabin masinis dan satu kereta sebagai trailer car. Sedangkan material carbody (badan kereta) berupa aluminium double skin atau ekstrusi.

Dari sisi kenyamanan, selain dilengkapi AC (air conditioning),  LRT ini memiliki kaca jendela jenis safety glass(tempered) dan dilaminasi anti-UV 60 persen, sehingga mampu mengurangi radiasi sinar matahari langsung.

Kereta dengan kandungan lokal produk mencapai kurang lebih 45 persen ini mampu membawa sekitar 379 penumpang, baik penumpang yang duduk maupun penumpang yang berdiri.

Reporter: Mita Kusuma
Editor: Arif Ardianto

Baca Juga: Libur Panjang, Penumpang Commuter Line Wilayah 8 Surabaya Tembus 253 Ribu Orang

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.