Selasa, 23 Jun 2026 19:35 WIB

Duh... Halte Berbentuk Buah dan Sayur di Kota Batu Kumuh dan Bau

Pemantauan halte berbentuk sayur dan buah di Kota Batu yang dikeluhkan masyarakat (Foto: Galih Rakasiwi/jatimnow.com)
Pemantauan halte berbentuk sayur dan buah di Kota Batu yang dikeluhkan masyarakat (Foto: Galih Rakasiwi/jatimnow.com)

jatimnow.com - Warga Kota Batu mengeluhkan adanya halte berbentuk buah dan sayur yang tampak kumuh, kotor, dan tak terawat. Hal itu dinilai menganggu pandangan dan pejalan kaki.

Seperti disampaikan Muhammad Fuadi. Katanya, halte-halte yang tersebar di beberapa tempat itu juga jarang difungsikan.

Baca Juga: Audit Sampah Ungkap Sachet Kuasai Limbah Rumah Tangga Batu

"Meski bentuknya unik, tapi halte itu sudah jarang dimanfaatkan. Karena moda transportasi umum juga jarang digunakan oleh masyarakat. Apalagi kotor dan bau. Saran kami pemkot segera merespon keluhan kami," ujar warga Desa Pesanggrahan itu, Jumat (6/1/2023).

Menurut Fuad, respon tersebut bisa dilakukan pemindahan atau pembongkaran. Harapannya bisa diubah fungsinya menjadi taman atau lainnya yang lebih bermanfaat untuk pengguna jalan.

"Supaya memiliki nilai seni, manarik dan menjadi ikon tersendiri bagi Kota Wisata Batu. Tapi juga menambah ruang terbuka hijau," harapnya.

Baca Juga: Pemuda Mojokerto Lompat dari Jembatan Cangar Batu, Ini Dugaan Motifnya

Untuk diketahui, halte yang dinilai kumuh oleh warga tersebut berada di beberapa titik. Di antaranya Jalan Ir Soekarno, Gajahmada, Panglima Sudirman hingga Brantas. Bentuk halte di setiap titik berbeda-beda. Ada yang berbentuk apel, stroberi, wortel, semangka, jeruk, hingga melon.

Terpisah, Asisten 2 Setda Kota Batu, Sugeng Pramono mengaku sudah mengkroscek kondisi halte tersebut sesuai arahan Plh wali kota. Dalam pengecekan melibatkan Dinas Perhubungan (Dishub), Dinas Lingkungan Hidup (DLH), dan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR).

"Hasil dari pengecekan, kami akan tertibkan halte-halte tersebut. Tapi menunggu kaji teknis," ungkap Sugeng.

Baca Juga: Mikutopia, Destinasi Wisata Alternatif di Kota Batu

Kajian akan dilakukan oleh Dishub untuk memastikan halte mana yang lokasinya berada tepat di atas trotoar. Selanjutnya DPUPR juga akan mengkaji apakah halte bisa digeser atau dibongkar.

"Kemudian untuk penempatan atau pembangunan halte baru akan dikaji oleh DLH. Apakah dijadikan taman atau bagaimana," terangnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.