Senin, 27 Jul 2026 16:16 WIB

2 Rumah di Tulungagung Terisolir Akibat Akses Jalan Ditembok

Tembok yang dibangun warga menutup akses jalan masuk dua warga di Desa Beji, Kecamatan Boyolangu, Tulungagung. (foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)
Tembok yang dibangun warga menutup akses jalan masuk dua warga di Desa Beji, Kecamatan Boyolangu, Tulungagung. (foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)

jatimnow.com - Dua rumah milik Haryono dan Suaji, warga Desa Beji, Kecamatan Boyolangu, Kabupaten Tulungagung terisolir. Penyebabnya adalah akses jalan masuk ke rumahnya ditembok oleh tetanganya.

Akibatnya, keluarga tersebut hingga kini masih berada di rumahnya. Mereka tidak bisa keluar dan menjalankan aktivitas rutin. Bahkan proses mediasi yang dihadiri pemerintah desa, polisi dan TNI juga belum membuahkan hasil.

Baca Juga: Dugaan Korupsi Kanjengan, Mantan Bupati Tulungagug Maryoto Diperiksa Kejaksaan

Kepala Desa Beji, Khoirudin mengatakan warga yang melakukan penembokan akses jalan ini bernama Riyanto. Konflik ini bermula saat keluarga Haryono membuka warung di mulut gang.

Bangku dan kursi menutup gang tersebut yang memyebabkan menyulitkan lalu lalang kendaraan.

Warga sebenarnya sudah berulang kali meminta agar warung digeser agar tidak menggangu akses jalan masuk. Namun permintaan tersebut tidak dihiraukan oleh Haryono.

"Sebetulnya pihak desa sudah berulang kali melakukan mediasi terkait hal ini, namun tidak ada titik temu," ujarnya, Senin (19/12/2022).

Baca Juga: Sensus Ekonomi di Tulungagung Sudah Capai 45 Persen, Bulan Depan Rampung

Penembokan ini dilakukan pada Senin tadi yang diduga adanya sengketa lahan. Pihak Riyanto berdalih bahwa akses jalan tersebut masuk dalam sertifikat tanah miliknya.

Mereka menembok dan menutup akses jalan satu-satunya menuju rumah Haryono, yang berakibat dua rumah di balik tembok ini terisolir.

"Penembokan itu didasarkan pada sertifikat hak milik (SHM) yang dimiliki Riyanto," tuturnya.

Baca Juga: 88 Persen SD di Tulungagung Gagal Penuhi Pagu Saat SPMB

Setelah melalui mediasi yang alot, pihak Riyanto bersedia membongkar sedikit tembok yang sudah dibangunnya. Sisi selatan tembok dibuka seukuran pria dewasa sehingga akses keluar masuk ke rumah Haryono terbuka.

Selanjutnya besok akan dilanjutkan proses mediasi di balai desa. "Untuk sementara hasilnya tembok dibuka sedikit, agar bisa keluar masuk, besok mediasi dilanjutkan kembali di balai desa," pungkasnya.

 
Editor : Rochman Arief
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.