Selasa, 23 Jun 2026 05:44 WIB

Keren! Gelaran Tari Remo Massa di Surabaya Resmi Masuk Muri Kategori Superlatif

Penganugerahan Rekor Muri untuk Tari Remo masssal di Kota Surabaya (Foto-foto: Rama Indra/jatimnow.com)
Penganugerahan Rekor Muri untuk Tari Remo masssal di Kota Surabaya (Foto-foto: Rama Indra/jatimnow.com)

jatimnow.com- Pergelaran Rari Remo oleh 65.946 pelajar SD dan SMP se-Surabaya resmi pecahkan rekor Muri (Museum Rekor Indonesia), Minggu (18/12/2022). Rekorn ini tercatat dalam kategori Muri Superlatif.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan, Rekor Muri ini semata-mata dipersembahkan kepada seluruh warga Surabaya.

Baca Juga: Aksi Basuh Kaki Orang Tua, Pramuka Sukolilo Surabaya Pecahkan Rekor MURI

"Bukan untuk Pemkot Surabaya, akan tetapi saya persembahkan untuk seluruh warga Surabaya, yang sudah menjaga kekompakan dan yang sudah menjaga budaya di dalam hatinya," kata Eri, Minggu (18/12/2022).

Terlebih, dengan melibatkan pelajar, Eri yakin ketika Remo tertanam di hati pelajar, maka mereka akan memiliki pribadi yang kuat.

"Filosofi Remo yang menggambarkan keberanian melawan penjajah ini, ayok, mari kita bangun Kota Surabaya ini dengan bermartabat," lanjutnya.

Sedangkan, mengenai formasi tempat yang dipilih; yaitu 10 tempat bersejarah dan 2 jembatan di Surabaya, adalah point penting yang harus diresapi maknanya.

Perlu diketahui, Kategori Superlatif sendiri memiliki maksud, yaitu rekor yang terukur, baik dari segi kegiatan peserta terbanyak maupun pembuatan ukuran objek atau dengan jumlah yang luar biasa.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

Direktur Operasional Muri, Yusuf Ngadri mengatakan, harapan terkait penganugerahan Muri ini tentu tidak berhenti sampai sini, akan tetapi bisa terus berkembang.

"Tari Remo adalah warisan seni budaya tradisional arek-arek Suroboyo dan sekaligus menjadi benteng diri dari gencatan arus budaya asing yang masuk ke negeri ini, termasuk di Surabaya," ungkap Yusuf setelah penganugerahan Muri.

Ini adalah rekor Muri yang ke-10.372 dengan kategori superlatif.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Akhir Pekan Ini: Cerah

"Rekor Muri ke 10.372 dengan kategori superlatif yaitu dari Tari Remo secara serentak yang dilakukan di situs sejarah dan tarian di jembatan terbanyak. Ada 10 situs sejarah dan 2 jembatan, serta peserta tari yang sangat luar biasa berjumlah 65.946," jelasnya.

Menurut Yusuf, penganugerahan Muri untuk tari Remo di Surabaya ini adalah bentuk perhatian kami bersama Pemkot Surabaya untuk generasi penerus bangsa Indonesia.

"Ini adalah upaya untuk mewariskan, mengedukasi, dan estafet patriotisme terutama untuk arek-arek Suroboyo, dalam hal ini melalui seni budaya," pungkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.