Jumat, 24 Jul 2026 07:36 WIB

Anak Petani di Bojonegoro Lulus Seleksi Akpol 2018

  • Penulis :
  • | Minggu, 05 Agu 2018 10:10 WIB
Riki (tengah) saat diantar keluarga tes Akpol
Riki (tengah) saat diantar keluarga tes Akpol

jatimnow.com - Raut kegembiraan tidak bisa disembunyikan oleh Suwito (56tahun) warga Desa Sumberejo RT 02 RW 01 Kecamatan Trucuk Bojonegoro saat mendengar anaknya lulus sebagai Taruna Akademi Kepolisian (Akpol).

Sebelumnya dia tak menyangka, anak keduanya yang bernama Ahmad Farichin Abdul Hafiz bisa lolos dalam seleksi penerimaan Akpol 2018. Pasalnya, sebelum daftar tidak sedikit isu yang diterimanya kalau masuk Polisi harus menggunakan uang.

Namun atas dukungan kakak satu satunya yang bernama Farichatul Lailiyah, akhirnya Riki panggilan akrab Ahmad Farichin Abdul Hafiz nekad daftar di Polres Bojonegoro dan mengikuti seleksi, hingga ternyata bisa membuktikan bahwa masuk Polisi tidak ada permainan dan tidak menggunakan uang.

"Alhamdulillah pak, mboten ngiro nek yugo kulo ketrimo seleksi, sak derenge sempet ragu- ragu bade daftar soale mboten gadah yotro, tibak e sak peserpun mboten ndamel yotro  (Alhamdulillah pak, tidak menyangka kalau anak saya keterima seleksi, sebelumnya sempat ragu-ragu mau daftar karena tidak punya uang, ternyata sepeserpun tidak menggunakan uang)," tutur Suwito.

Riki menyelesaikan pendidikan SD di SDN Sumberejo tahun 2006-2012, kemudian melanjutkan di SMPN 2 Bojonegoro dan masuk SMUN 1 Bojonegoro. Riki tergolong anak yang pendiam, sederhana dan termasuk anak yang sangat nurut kepada orang tua.

Riki diketahui memiliki prestasi di bidang olah raga bulutangkis. sejak kelas 4 SD sudah berhasil menjuarai tiap Turnamen Bulutangkis mulai tingkat Desa, Kecamatan, Kabupaten bahkan sampai tingkat Provinsi Jawa Timur.

Kabag Sumda Polres Bojonegoro Kompol Suprapto mengaku tidak terlalu kaget dengan lulusnya Riki sebagai Akpol. Karena menurut Suprapto Riki memiliki kualitas dan prestasi yang cukup baik.

"Dia memiliki kualitas, bahkan dalam seleksi di Polda dia peringkat 22," tutur Kompol Suprapto.

Untuk proses seleksi sendiri menurut Kompol Suprapto, sejauh ini Polri memang mengedepankan transparansi, dan berkomitmen untuk menuju Polri yang Profesional, Modern dan Terpercaya.

Penulis/Editor: Arif Ardianto

Baca Juga: Dua Hari Hilang, Pencari Ikan Asal Bojonegoro Ditemukan Tewas di Bengawan Solo

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.