Minggu, 14 Jun 2026 06:12 WIB

Aksi Galang Dana Bencana Cianjur dan Semeru di Lamongan Dilarang, Lho?

Sejumlah mahasiswa saat menggelar aksi galang dana bencana di jalan seputaran Alun-Alun Lamongan. (Foto-foto: Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)
Sejumlah mahasiswa saat menggelar aksi galang dana bencana di jalan seputaran Alun-Alun Lamongan. (Foto-foto: Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)

jatimnow.com - Maraknya aksi galang dana di Lamongan pascabencana Cianjur dan Semeru menuai polemik. Pasalnya, aksi tersebut dinilai ilegal alias digelar tanpa izin.

Kepala Satpol PP Lamongan, Jarwito menegaskan aksi galang dana tanpa izin alias abal-abal tersebut dilarang lantaran dapat menganggu ketentraman dan ketertiban umum (Trantibum).

Baca Juga: Dorong Produktivitas, Petani Lamongan Terima Bantuan Alat dan Mesin Pertanian

"Perda Lamongan tentang Trantibum yang baru masih dibahas. Untuk penggalangan dana dilarang jika tidak ada izinya dari Dinsos," tegas Jarwito, Senin (12/12/2022).

Aksi simpatik untuk korban bencana alam di Cianjur dan Semeru kerap dilakukan sejumlah elemen mahasiswa, juga sejumlah anggota perguruan silat.

Aksi itu kerap dilakukan di jalan protokol dalam kota atau persimpangan lampu merah. Selain itu juga kerap menyasar tempat keramaian seperti Alun-Alun Kota Lamongan. Adapun tempat lain juga marak ditemui di jalan poros nasional simpang tiga Kecamatan Deket.

Baca Juga: Venue Kejurprov X Biliar Jatim di Lamongan Dipindah, Ini Alasannya

"Penggalangan dana untuk korban bencana dari kelompok atau mahasiswa dapat membahayakan yang bersangkutan ketika melakukan kegiatan di jalan," bebernya.

Baca Juga: Diminati Karena Kualitas, Selada Hidroponik Lapas Lamongan Suplai Dapur MBG

Sebelumnya, terlihat mahasiswa sedang menggalang dana untuk korban Semeru. Mereka bersama sejumlah temannya melakukan penggalangan dana di Jalan Kyai H Hasyim Asari dan jalan Achmad Yani.

"Kami sedang melakukan penggalangan dana untuk korban bencana gunung Semeru. Kami secara bergantian melakukan penggalangan ini. Setelah terkumpul nanti kami salurkan kepada korban bencana," ujar Akrom Fahmi Mamduch, mahasiswa ITB Ahmad Dahlan Lamongan pada Kamis (8/12/2022) lalu.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Mandi Bareng Teman, Pelajar Sragen Tewas Tenggelam di Bengawan Solo Ngawi

Jasad korban berhasil dievakuasi oleh tim SAR gabungan pada radius sekitar 50 meter dari titik awal ia dilaporkan tenggelam di kawasan Desa Mantingan, Kecamatan Mantingan.

Penyegaran Organisasi, Kasat dan Kapolsek Probolinggo Dimutasi

Kapolres mengajak seluruh jajaran Polres Probolinggo untuk terus menjaga profesionalisme dan menjunjung tinggi nilai-nilai Presisi.

Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Pelaku diketahui merupakan komplotan pembobolan toko lintas kota dan provinsi.

Cuaca Akhir Pekan Jatim: 4 Daerah Diminta Waspada Hujan Lebat

Peta peringatan dini ini merepresentasikan nilai akumulasi curah hujan harian paling tinggi dalam skala satu kabupaten atau kota.

Gol Larin Selamatkan Kanada dari Kekalahan Saat Melawan Bosnia-Herzegovina

Tuan rumah Kanada harus puas bermain imbang 1-1 di laga pembukan grup B Piala Dunia 2026.

Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Waspadai potensi turunnya hujan dengan intensitas ringan di beberapa wilayah.