Selasa, 23 Jun 2026 18:19 WIB

APBD Trenggalek 2023 Disetujui, Mas Ipin Fokus Pemulihan Bencana dan Ekonomi

Bupati Mochamad Nur Arifin (Mas Ipin) di Gedung DPRD setempat (Foto: Dok. Kominfo Trenggalek)
Bupati Mochamad Nur Arifin (Mas Ipin) di Gedung DPRD setempat (Foto: Dok. Kominfo Trenggalek)

jatimnow.com - DPRD Kabupaten Trenggalek menyetujui rancangan peraturan daerah (Raperda) tentang APBD Tahun 2023 menjadi peraturan daerah (Perda). Persetujuan itu disampaikan dalam rapat paripurna.

Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin (Mas Ipin) mengaku bersyukur dengan pengesahan ini, sehingga dengan proses yang berjalan relatif tepat waktu, diharapkan tidak ada keterlambatan khususnya dalam hal pelaksanaannya.

Baca Juga: Bank Jatim Salurkan CSR ke Trenggalek Berupa Floor Projector Highlight

Mas Ipin berpesan kepada jajaran eksekutif untuk bekerja sebaik-baiknya. Terlebih di Tahun 2023 dan 2024 memasuki tahun politik, APBD yang yang telah disetujui bersama agar benar-benar dikawal dengan baik.

"Ingat, dalam pembahasan bahwa anggaran Tahun 2023 kita mengarahkan kepada fokus pemulihan bencana. Kemudian kedua bagaimana mempercepat proses akselerasi ekonomi di masyarakat," ujar Mas Ipin, Senin (28/11/2022).

Mas Ipin mengingatkan agar seluruh program yang telah dianggarkan dapat segera dijalankan. Proses lelang sejumlah pekerjaan juga diharapkan dapat segera dimulai pada Februari 2023. Hal ini perlu dilakukan agar pekerjaan tidak menumpuk di akhir tahun.

Baca Juga: JLS di Tulungagung Telah Rampung Pembangunannya, Tiga Kabupaten Sudah Terhubung

"Maka belanja, jangan lagi ngendon di tengah-tengah sampai akhir. Tolong eksekusi kalau bisa lelang mulai Februari sudah harus lelang. Saya tidak mau lagi ada pekerjaan melalui konvoi masa anggaran, mending gagal tender berkali-kali, tapi kita dapat penyedia yang qualified," papar dia.

Baca Juga: Penutupan Jalan Utama Tulungagung - Trenggalek Tertunda, Ini Alasannya

Menurut Mas Ipin, terdapat tanggung jawab yang tidak mudah, karena pada Tahun 2024 Indonesia dituntut untuk bisa mewujudkan nol kemiskinan ekstrem. Untuk itu dia meminta agar penyerapan anggaran benar-benar maksimal sehingga ekonomi berputar.

"Dari pada kalau mepet waktu, seadanya kita nggak evaluasi akhirnya ternyata ketika dikerjakan mereka nggak punya modal, nggak punya apa. Kita nyusun anggaran susahnya setengah mati, jangan sampai tinggal nyerap saja tidak terserap," pungkasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.