Selasa, 09 Jun 2026 03:09 WIB

Pemkab Mojokerto Dukung Pelestarian Permainan Tradisional

Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati saat bersama peserta permainan. (Foto-foto: Diskominfo Kabupaten Mojokerto for jatimnow.com)
Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati saat bersama peserta permainan. (Foto-foto: Diskominfo Kabupaten Mojokerto for jatimnow.com)

jatimnow.com - Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati merespons baik kegiatan festival taman dolanan yang digelar organisasi Taman Hidup Cakrawinata dengan mengangkat permainan tradisional.

"Era modern seperti ini, sangat penting kita mengenalkan permainan tradisional kepada anak-anak. Tentunya selain melestarikan budaya, anak-anak juga akan bisa tumbuh berimbang di tengah teknologi dan seni budaya," kata Ikfina, dalam keterangan tertulis, Senin (28/11/2022).

Baca Juga: Meimura Bawa Ludruk Besutan ke Kampus, Sentil Eksploitasi Alam Mojokerto

Festival Taman Dolanan 2022 kali ini sedikitnya diikuti 77 peserta. Dimana peserta mengikuti enam lomba permainan tradisional, yakni ketapel, gobak sodor, boi-boian, kolase, rangku alu dan estafet egrang.

Ikfina berharap, kegiatan semacam ini bisa rutin digelar di masing-masing sekolah dengan mendukung permainan tradisional.

"Kita ingin kegiatan ini menjadi kegiatan rutin yang bisa digelar di masing-masing sekolah. Kami sangat bangga karena kegiatan ini diinisiasi oleh para pemuda Mojokerto yang kreatif dan peduli. Terima kasih, kedepannya mungkin bisa menggandeng Dinas Pendidikan dan Disbudporapar Kabupaten Mojokerto untuk menggelar kegiatan selanjutnya," harapnya.

Baca Juga: Angkat Isu Situs, Ludruk Besutan Bakal Masuk Kampus UNIM Mojokerto

Sementara itu, Ketua Organisasi Taman Hidup Cakrawinata, Aldias Biung Sankra menjelaskan, organisasinya merupakan organisasi non profit oriented yang berkonsentrasi pada kebudayaan, pendidikan serta kemanusiaan.

Menurut Sankra, keberhasilan kegiatannya kali ini bukan dihitung dari berapa jumlah peserta kegiatannya, namun seberapa banyak orang yang bisa bergabung dalam kegiatan serta tumbuh bersama.

"Jika dihitung jumlah peserta, kegiatan kami ini gagal, tetapi jika dihitung dari banyaknya orang yang ada di sini untuk belajar dan berproses bersama, target kami berhasil," ungkapnya.

Baca Juga: Tutup Tahun 2025, SportTrip Hijaukan Lereng Gunung Penanggungan

Sankra menambahkan, besar harapannya untuk melihat tumbuh kembang generasi masa kini yang berkarakter meski di tengah perkembangan teknologi yang sangat pesat.

"Keberhasilan kami adalah, bagaimana kita kedepan bisa melihat anak-anak pada masa kini yang tumbuh dengan berkarakter serta tidak tumpul oleh zaman," pungkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.