Senin, 27 Jul 2026 20:46 WIB

Dosen UKWMS Ciptakan Permen Antidiabetes, Mau Cobain?

Praktik pembuatan permen antidiabetes yang dilakukan civitas akademika UKWMS di laboratorium kampus setempat. (Foto-foto: Veronica for jatimnow.com)
Praktik pembuatan permen antidiabetes yang dilakukan civitas akademika UKWMS di laboratorium kampus setempat. (Foto-foto: Veronica for jatimnow.com)

jatimnow.com - Tiga dosen Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya (UKWMS) berhasil membuat permen rendah indeks glikemik yang aman sekaligus antidiabetes.

Ketiga Dosen tersebut adalah Dr. Martha Ervina, dari Fakultas Farmasi dan Pusat Penelitian Obat Tradisional (PPOT), Dr. Anita Maya Sutedja, serta Netty Kusumawati, dari Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) dan Pusat Penelitian Pangan dan Gizi (PPPG).

Baca Juga: Pakar Ingatkan Penderita Diabetes Rentan Kena Serangan Jantung Tanpa Gejala

Atas keberhasilan lokakarnya, ketiga dosen mengajarkan pembuatan permen keras rendah glikemik sebagai Anti Diabetes, kepada civitas akademika UKWMS di Laboratorium Mikrobiologi Industri Pangan FTP kampus setempat.

Para peserta begitu antusias melakukan praktikum dalam rangka Gelar Karya LPPM Inov Fest 2022 tersebut. Martha dan tim tidak menganjurkan menggunakan gula pasir namun digantikan dengan isomalt yang merupakan gula poliol rendah kalori.

“Penggunaan isomalt karena rendah angka glikemik indeksnya, sehingga tidak membuat angka gula darah naik dan tetap ada rasa manisnya. Selain aman dikonsumsi oleh penderita diabetes, dapat pula ditambahkan ekstrak yang dapat memberikan efek, juga mudah dikonsumsi kapan saja," jelas Martha, Kamis (24/11/2022).

Baca Juga: Ujian Kelulusan Unik, Siswa SMP Labschool Unesa 3 Pamerkan Karya Inovatif

Proses pembuatan diawali dengan menimbang bahan, pencampuran, pemanasan hingga mencapai suhu tertentu. Penambahan ekstrak dan bahan tambahan lainnya lalu didiamkan hingga buihnya menghilang.

Dilanjutkan pencetakan campuran dalam cetakan, didinginkan, dan dilepaskan dari cetakan.

"Pada proses pembuatan, ada rempah pilihan yang dapat digunakan sebagai antidiabetes yakni, kayu manis, kunyit, dan jahe," jelasnya.

Baca Juga: Ketika Riset Menjadi Administrasi, Negara Kehilangan Senjata

Praktik membuat permen antidiabetes itu disambut antusias peserta, salah satu tim dari tenaga kependidikan UKWMS, Veronica Yunita Dian Anggraini, Krenna, dan Yohana Prasetyorini.

Menurut Ika, praktik yang dipandu oleh tiga dosen itu sangat bermanfaat apalagi dirinya sangat gemar mengkonsumsi kopi dengan takaran manis yang cukup.

“Karena gemar minum kopi, maka kami campurkan rasa kopi dalam adonan permen, ditambah dengan rempah-rempah sehingga makin enak rasanya. Dan pelatihannya sangat bermanfaat serta menyenangkan,” jelas Ika, sapaan Veronica.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.