Rabu, 22 Jul 2026 08:04 WIB

Struktur Ekonomi Jatim Sanggup Tekan Angka Pengangguran

(ilustrasi: Pemprov Jatim)
(ilustrasi: Pemprov Jatim)

jatimnow.com - Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur merilis data pertumbuhan ekonomi triwulan tiga tahun 2022 sebesar 2,15 persen (q to q) lebih tinggi dari nasional sebesar 1,81 persen (q to q).

Sehingga secara kumulatif pertumbuhan ekonomi Jatim Januari-September 2022 tercatat sebesar 5,53 persen (c to c), juga lebih tinggi capaian nasional 5,4 persen (c to c).

Baca Juga: Gubernur Khofifah Rotasi 6 Pejabat Pemprov Jatim, Ini Susunannya

Lapangan usaha Jatim yang mencatatkan pertumbuhan tertinggi di pulau Jawa meliputi konstruksi tumbuh 6,20 persen (q to q) dan real estate tumbuh 5,30 persen (q to q), yang diiringi dengan lapangan usaha lain turut terdongkrak.

Salah satu catatan yang menarik adalah PDRB tanpa migas Jatim tumbuh 6,13 persen, atau tertinggi di antara provinsi se-pulau Jawa.

Di tengah melesatnya sektor ekonomi nonmigas di Jatim, beberapa gangguan produksi yang terjadi di salah satu operator migas utama berkontribusi kepada kontraksi sektor migas.

Hal ini menyebabkan secara agregat, pertumbuhan year on year PDRB include migas di Jatim TW ketiga berada di angka 5,58 persen.

Baca Juga: KUA-PPAS 2027, Pemkab Lamongan Kejar Target Peningkatan Indeks Multi-Sektor

Meski demikian, patut disukuri bahwa pertumbuhan sektor industri pengolahan di Jatim terbesar kedua (5,60 persen) setelah Jabar (6,90 persen). Sedangkan untuk sektor perdagangan besar dan eceran, reparasi mobil juga tercatat terbesar kedua (8,10 persen) setelah DKI Jakarta ( 9,65 persen).

Dalam catatan lain, kinerja pertumbuhan ekonomi Jatim yang signifikan juga berdampak pada perluasan serapan tenaga kerja.

Meskipun secara kumulatif penduduk usia kerja bertambah 0,22 juta, namun diiringi dengan peningkatan angkatan kerja (AK) sebesar 0,55 juta orang serta menurunnya Bukan Angkatan Kerja (BAK) sebesar 0,33 juta orang.

Baca Juga: Misi Dagang Jatim-Riau Naik 3 Kali Lipat, Transaksi Tembus Rp 1 Triliun

BPS mencatat bahwa pada bulan Agustus 2022 jumlah penduduk yang bekerja meningkat 0,58 juta orang sedangkan pengangguran turun sebesar 25,68 ribu jiwa. Sehingga terjadi penurunan TPT Jatim dari 5,74 di bulan Agustus 2021 menjadi 5,49 di bulan Agustus 2022.

Penurunan TPT Jatim diharapkan dapat menjadi oasis ditengah isu badai PHK massal. Tentunya hal ini patut disyukuri bahwa ekosistem ekonomi kerakyatan Jawa Timur terbukti resilien terhadap krisis.

Editor : Rochman Arief
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.