Senin, 27 Jul 2026 00:12 WIB

Ini Cara Pemkot Pasuruan Bikin UMKM Naik Kelas

  • Penulis : Moch Rois
  • | Kamis, 17 Nov 2022 15:56 WIB
Wakil Wali Kota Pasuruan, Adi Wibowo. (Foto: Pemkot Pasuruan)
Wakil Wali Kota Pasuruan, Adi Wibowo. (Foto: Pemkot Pasuruan)

jatimnow.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Pasuruan melalui Dinas Koperasi dan Usaha Mikro menggelar Workshop Digitalisasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah. Kegiatan ini digelar pada Rabu (16/11/2022) kemarin.

Workshop tersebut diselenggarakan dengan tujuan untuk meningkatkan produktivitas dan kecakapan digital bagi pelaku usaha mikro dalam mengembangkan usahanya.

Baca Juga: Seminggu di Kota Probolinggo 2026 Prioritaskan UMKM dan PKL Lokal

"Kegiatan workshop ini menjadi wujud kolaborasi pemerintah Kota Pasuruan dengan PCNU Kota Pasuruan dalam rangka Hari Santri, guna menggerakkan perekonomian Kota Pasuruan," jelas Wakil Wali Kota Pasuruan, Adi Wibowo (Mas Adi).

Sebanyak 150 peserta dan beberapa narasumber dihadirkan dalam mensukseskan acara pembinaan pelaku usaha mikro ini.

Mas Adi mengatakan seiring dengan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi saat ini, setiap interaksi kehidupan tidak bisa lepas dari konteks digital. Mulai dari sistem pembayaran, hingga marketplace. Sehingga pemanfaatan perkembangan digitalisasi ini perlu untuk dioptimalkan.

Baca Juga: Meriahnya PetroNite Fest 2026, Harmoni Seni, Hiburan dan Ekonomi Kerakyatan

Untuk itu melalui kegiatan ini, diharapkan dapat mengarahkan para pelaku usaha untuk memahami perkembangan teknologi informasi dan komunikasi, sehingga mampu untuk meningkatkan produktivitas dan daya saing produksinya guna mendorong sisi produktivitas ekonomi.

"Penting sekali untuk merespon positif perkembangan teknologi informasi dan komunikasi ini. Kita arahkan bahwa perkembangan teknologi informasi dan komunikasi ini harus mendorong sisi produktivitas ekonomi Kota Pasuruan,” ucap Mas Adi.

Berdasarkan data yang diperoleh dari SiDuta (Sistem Informasi Data Usaha Mikro Kota Pasuruan) sebanyak 12.000 UMKM telah terdaftar dan sebanyak 5.222 produk UMKM sudah mendaftar di e-katalog lokal Kota Pasuruan.

Baca Juga: Dukung UMKM Go Global, BI Kediri Gelar Karya Kreatif Mataraman x DIGIMAFest

Jika 12.000 UMKM ini berdaya aktif dan produktif, tentu akan menopang perekonomian Kota Pasuruan sebagaimana visi Kota Pasuruan, yaitu maju ekonominya. Selain itu juga akan mampu menambah peluang pekerjaan bagi masyarakat Kota Pasuruan.

"Kami mendukung dan selalu terbuka untuk berkolaborasi dengan semua stakeholder yang ada di Kota Pasuruan. Harapannya, kegiatan ini menjadi pemantik membangun kolaborasi sehingga sektor UMKMnya tumbuh dengan baik, jika UMKM tumbuh maka daya beli masyarakat juga tumbuh,” pungkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.