Rabu, 22 Jul 2026 12:00 WIB

Bupati Sugiri Sancoko Gercep Tangani Longsor di Ngrayun Ponorogo

  • Penulis : Mita Kusuma
  • | Selasa, 15 Nov 2022 17:05 WIB
Kang Giri saat datang ke lokasi longsor di wilayah Ngrayun. (Foto: Mita Kusuma/jatimnow.com)
Kang Giri saat datang ke lokasi longsor di wilayah Ngrayun. (Foto: Mita Kusuma/jatimnow.com)

jatimnow.com - Longsor menerjang wilayah Kecamatan Ngrayun, Kabupaten Ponorogo hingga menutup akses jalan yang berada di wilayah setempat.

Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko langsung gerak cepat (gercep) turun tangan mengatasi bencana longsor yang mengepung Kecamatan Ngrayun. Alat berat diterjunkan untuk membuka akses jalan warga yang tertutup akibat terjangan longsor.

Baca Juga: Ratusan Prajurit TNI Turun Gunung Bangun Infrastruktur Desa di Ponorogo

"Kami datangkan satu unit alat berat untuk membuka akses jalan warga. Ini sangat vital jalannya," ujar Kang Giri, sapaan akrab Sugiri Sancoko, Selasa (15/10/2022)

Kang Giri mengatakan diturunkan alat berat agar lalu lintas warga tidak terganggu denga matrial longsor yang menutup jalan.

"Kita percepat dulu pembukaan akses jalan warga, karena titik longsor yang parah terjadi di akses jalan," katanya.

Baca Juga: Dituntut 7 Tahun dan Kembalikan Rp 6.7 M, Ini Jawaban Pengacara Sugiri Sancoko

Pendataan masih terus dilakukan bagi wilayah yang terdampak longsor di Kecamatan Ngrayun. Juga upaya mitigasi pencegahan bencana longsor agar tidak kembali terjadi.

"Ini sedang didata dampaknya, termasuk yang sekolah juga," beber Kang Giri ditemui di lokasi.

Untuk upaya mitigasi, kata dia, sangat penting. Mengingat hujan masih tinggi. Warga yang berada di kawasan potensi longsor diharapkan untuk waspada dan sigap bila muncul tanda-tanda longsor.

Baca Juga: Bupati Ponorogo Nonaktif Sugiri Sancoko Dituntut 7 Tahun Bui

Sementara itu, dari data di Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ponorogo, longsor yang terjadi pukul 20.00, Senin (14/11/2022) malam kemarin itu, membuat sejumlah jalan antardesa dan dusun di wilayah ini tertutup longsor.

Kondisi paling parah terjadi di Desa Selur dengan total 11 titik longsor. Tak hanya di Selur, longsor juga terjadi di Desa Gedagangan, Cepoko, dan Wonodadi Kecamatan Ngrayun. (ADV)

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.