Minggu, 07 Jun 2026 04:05 WIB

Bupati Sugiri Sancoko Gercep Tangani Longsor di Ngrayun Ponorogo

  • Penulis : Mita Kusuma
  • | Selasa, 15 Nov 2022 17:05 WIB
Kang Giri saat datang ke lokasi longsor di wilayah Ngrayun. (Foto: Mita Kusuma/jatimnow.com)
Kang Giri saat datang ke lokasi longsor di wilayah Ngrayun. (Foto: Mita Kusuma/jatimnow.com)

jatimnow.com - Longsor menerjang wilayah Kecamatan Ngrayun, Kabupaten Ponorogo hingga menutup akses jalan yang berada di wilayah setempat.

Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko langsung gerak cepat (gercep) turun tangan mengatasi bencana longsor yang mengepung Kecamatan Ngrayun. Alat berat diterjunkan untuk membuka akses jalan warga yang tertutup akibat terjangan longsor.

Baca Juga: Akses Jalan Utama Trenggalek-Ponorogo Mulai Dibuka Dengan Sistem Buka Tutup

"Kami datangkan satu unit alat berat untuk membuka akses jalan warga. Ini sangat vital jalannya," ujar Kang Giri, sapaan akrab Sugiri Sancoko, Selasa (15/10/2022)

Kang Giri mengatakan diturunkan alat berat agar lalu lintas warga tidak terganggu denga matrial longsor yang menutup jalan.

"Kita percepat dulu pembukaan akses jalan warga, karena titik longsor yang parah terjadi di akses jalan," katanya.

Baca Juga: Material Batu Longsor, Jalan Utama Trenggalek-Ponorogo Kembali Ditutup

Pendataan masih terus dilakukan bagi wilayah yang terdampak longsor di Kecamatan Ngrayun. Juga upaya mitigasi pencegahan bencana longsor agar tidak kembali terjadi.

"Ini sedang didata dampaknya, termasuk yang sekolah juga," beber Kang Giri ditemui di lokasi.

Untuk upaya mitigasi, kata dia, sangat penting. Mengingat hujan masih tinggi. Warga yang berada di kawasan potensi longsor diharapkan untuk waspada dan sigap bila muncul tanda-tanda longsor.

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

Sementara itu, dari data di Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ponorogo, longsor yang terjadi pukul 20.00, Senin (14/11/2022) malam kemarin itu, membuat sejumlah jalan antardesa dan dusun di wilayah ini tertutup longsor.

Kondisi paling parah terjadi di Desa Selur dengan total 11 titik longsor. Tak hanya di Selur, longsor juga terjadi di Desa Gedagangan, Cepoko, dan Wonodadi Kecamatan Ngrayun. (ADV)

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Tuai Polemik, Komisi III DPRD Kota Probolinggo Sidak Proyek Swalayan Jalan Cokro

Komisi III telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi untuk memastikan kelengkapan izin proyek di atas lahan seluas 1,3 hektare tersebut.

Update Kepulangan Haji 2026: 7.581 Jemaah Tiba via Debarkasi Surabaya

Update kepulangan haji 2026 Debarkasi Surabaya: 7.581 jemaah dari 20 kloter tiba di Tanah Air. 2 jemaah asal Malang wafat, 3 lainnya dirawat di RS Arab Saudi.

Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional di Jember, Lansia Tangguh Indonesia Tumbuh

Pengalaman dan kebijaksanaan yang dimiliki para lansia merupakan fondasi penting dalam pembangunan bangsa.

Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Lakukan Pemilahan Sampah Dari Sumber

Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026, Pemkab Tulungagung gelar deklarasi gerakan pemilahan dan pengolahan sampah dari sumber.

Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Pakar Ingatkan Ancaman Krisis Energi

Pakar lingkungan soroti krisis energi, penumpukan sampah, hingga bahaya mikropolutan di momen Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026.

Peringati Hari Pers Nasional, PWI Tulungagung Siapkan Literasi Media

Pemerintah Kabupaten Tulungagung menyampaikan apresiasi atas dedikasi insan pers yang selama ini menjadi mitra strategis dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.