Jumat, 24 Jul 2026 18:37 WIB

Pemkab Mojokerto Raih WTP 8 Kali Berurutan

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa memberikan piagam opini WTP ke Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati (Foto: Diskominfo Kabupaten Mojokerto)
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa memberikan piagam opini WTP ke Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati (Foto: Diskominfo Kabupaten Mojokerto)

jatimnow.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto menerima penghargaan dari Kementerian Keuangan Republik Indonesia (Kemenkeu RI).

Penghargaan tersebut diperoleh Pemkab Mojokerto atas keberhasilannya menyusun dan menyajikan Laporan Keuangan Daerah (LKPD) 2021 dengan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI 8 kali secara berurutan.

Baca Juga: Bongkar Kasus Besar, 27 Polisi Gresik Diganjar Penghargaan

Penghargaan diserahkan langsung oleh Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa didampingi Kepala Kantor Wilayah Ditjen Perbendaharaan Provinsi Jawa Timur Taukhid kepada Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati, di hotel Bumi Surabaya.

Penyerahan penghargaan WTP itu juga dihadiri Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur Adhy Karyono hingga Kepala Kanwil DJP Jawa Timur I John Hutagaol.

Dalam sambutannya Khofifah mengatakan, opini WTP ini merupakan hasil dari evaluasi laporan keuangan. Namun paling penting outcome dari opini WTP ini adalah kesejahteraan dari masyarakat. Selain itu, kebutuhan terkait pertumbuhan ekonomi di daerah bisa tumbuh baik.

"Alhamdulillah dari 38 kabupaten/kota hanya ada satu daerah yang harus kita dorong. Kita semua harus terus menjaga apa yang sudah kita capai. Pertumbuhan ekonomi inklusif di masing-masing daerah juga perlu kita dorong. Semoga ini bisa memberikan tetesan kesejahteraan kepada masyarakat serta ada penurunan angka pengangguran di masing-masing daerah," ungkap Khofifah, Senin (14/11/2022).

Baca Juga: Lita Machfud Arifin Raih Penghargaan Perempuan Inspiratif Jawa Timur 2026

Sementara Kepala Kantor Wilayah Ditjen Perbendaharaan Provinsi Jawa Timur, Taukhid mengatakan, penyampaian penghargaan ini merupakan satu rangkaian kegiatan dari Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Pemerintah Tahun 2022 yang dilaksanakan bulan September kemarin.

Katanya, kegiatan tersebut sebagai bentuk refleksi dari penyelenggaraan penatausahaan atas pengelolaan keuangan negara dan daerah dari tahun ke tahun.

:Alhamdulillah, penilaian opini ini telah diberikan sejak Tahun 2007 hingga saat ini kalau kita hitung 15 kali penilaian. Karena itu pemerintah juga sudah memberikan penghargaan kepada yang berhasil memperoleh atau mempertahankan WTP 15 kali berturut turut," ucapnya.

Baca Juga: Jatim Raih Penghargaan Kategori Pemda Terbaik Penurunan Pengangguran

Taukhid juga mengapresiasi capaian pemerintah daerah yang berhasil mengelola dan menyajikan laporan keuangan dengan baik.

"Meskipun dalam kondisi Pandemi Covid-19, mayoritas pemerintah daerah di Jawa Timur masih bisa menjalankan pemerintahan dengan baik," pungkasnya. (ADV)

 

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.