Sabtu, 06 Jun 2026 23:49 WIB

Cuan Kerajinan Jam Dinding Karakter Pahlawan, Karya Pemuda Wonosalam, Jombang

Idhatur Riadhoh, pemuda asal Wonosalam, Jombang saat menunjukkan jam dinding karakter pahlawan karyanya (Foto: Elok Aprianto/jatimnow.com)
Idhatur Riadhoh, pemuda asal Wonosalam, Jombang saat menunjukkan jam dinding karakter pahlawan karyanya (Foto: Elok Aprianto/jatimnow.com)

jatimnow.com - Kehilangan pekerjaan saat pandemi Covid-19 tidak membuat pemuda asal Jombang ini putus asa. Kerajinan jam dinding karakter pahlawan yang ditekuninya, kini justru mengantarkan meraup cuan jutaan rupiah.

Pemuda 24 tahun itu bernama Idhatur Riadho. Jam dinding karakter setiap harinya ia kerjakan di rumahnya, di Dusun Pucangrejo, Desa Wonosalam, Kecamatan Wonosalam.

Baca Juga: Besut Mudik ke Jombang, Mencari Roh Dialektika di Tanah Para Pemikir

Riadho mengatakan, jam dinding buatannya berbahan kayu yang ia dapat dengan memanfaatkan kebun di sekitar rumahnya.

Jam dinding kayu buatannya dipadukan dengan lukisan bakar. Salah satu jam dinding dengan karakter Pahlawan Nasional KH Wahab Hasbullah, adalah karyanya yang laku keras pada momen Hari Pahlawan tahun ini.

Dia bercerita, usaha ini ditekuninya sejak dua tahun lalu. Itu setelah dirinya kehilangan pekerjaan sebagai karyawan swasta akibat Pandemi Covid-19.

"Jadi saat Pandemi Covid-19, saya coba menekuni usaha ini," ungkap Riadho ditemui di rumahnya, Minggu (13/11/2022).

Dia menjelaskan, ide membuat jam dinding karakter ini ia pelajari dari internet. Prosesnya, pertama kayu dipotong sesuai ukuran jam dinding.

"Agar hasilnya lebih maksimal, permukaan kayu terlebih dulu dihaluskan dengan amplas sampai halus," terangnya.

Baca Juga: Potret Travesti Ludruk, Simbol Perlawanan yang Hadir di Pameran Foto Jombang

Selanjutnya, kayu yang siap digambar tokoh pahlawan dengan pensil untuk memudahkan melukis dengan teknik bakar.

"Selanjutnya, dilukis dengan solder pirofgrafi mengikuti garis sesuai pola objek lukisan sesuai permintaan pelanggan," paparnya.

Dia mengaku bahwa melukis dengan metode ini ada beberapa kendala, salah satunya lukisan sudah tidak dapat dihapus.

"Kesulitan pasti ada, ya gampang gampang susah. Meski tak butuh paduan warna untuk menghiasi goresan kayu, namun pelukis harus berhati-hati, karena lukisan ini tidak bisa dihapus. Untuk itu pembuatannya harus hati-hati karena tidak bisa dihapus jadi harus teliti," paparnya.

Baca Juga: Jombang Terancam Krisis Mikroplastik, Limbah Domestik Jadi Biang Kerok

Selama ini, Riadho melayani pemesanan melalui media sosial (medsos). Untuk harga biasanya tergantung dari tingkat kesulitan pesanan.

"Pemasaran biasanya pakai medsos dan harganya bervariasi, mulai dari Rp150 hingga 300 ribu, tergantung permintaan pelanggan," ujarnya.

Riadho mengaku jika pesanan kebanyakan dari Jombang, meski tidak sedikit pembeli dari luar daerah.

"Biasa pesan untuk kado pernikahan. Beberapa pelanggan juga dari luar kota, seperti Malang, Jawa Barat, Bondowoso dan Gresik serta Surabaya," pungkasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Tuai Polemik, Komisi III DPRD Kota Probolinggo Sidak Proyek Swalayan Jalan Cokro

Komisi III telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi untuk memastikan kelengkapan izin proyek di atas lahan seluas 1,3 hektare tersebut.

Update Kepulangan Haji 2026: 7.581 Jemaah Tiba via Debarkasi Surabaya

Update kepulangan haji 2026 Debarkasi Surabaya: 7.581 jemaah dari 20 kloter tiba di Tanah Air. 2 jemaah asal Malang wafat, 3 lainnya dirawat di RS Arab Saudi.

Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional di Jember, Lansia Tangguh Indonesia Tumbuh

Pengalaman dan kebijaksanaan yang dimiliki para lansia merupakan fondasi penting dalam pembangunan bangsa.

Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Lakukan Pemilahan Sampah Dari Sumber

Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026, Pemkab Tulungagung gelar deklarasi gerakan pemilahan dan pengolahan sampah dari sumber.

Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Pakar Ingatkan Ancaman Krisis Energi

Pakar lingkungan soroti krisis energi, penumpukan sampah, hingga bahaya mikropolutan di momen Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026.

Peringati Hari Pers Nasional, PWI Tulungagung Siapkan Literasi Media

Pemerintah Kabupaten Tulungagung menyampaikan apresiasi atas dedikasi insan pers yang selama ini menjadi mitra strategis dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.