Rabu, 29 Jul 2026 00:55 WIB

Pacar Pelajar Pembuang Bayi di Tulungagung Masih Misterius

Polisi saat melakukan rekonstruksi kasus pembuangan bayi di toilet Dispendikpora Tulungagung (Foto: Dok. Humas Polres Tulungagung)
Polisi saat melakukan rekonstruksi kasus pembuangan bayi di toilet Dispendikpora Tulungagung (Foto: Dok. Humas Polres Tulungagung)

jatimnow.com - Setelah menetapkan pelajar SMK pembuang bayi di Kantor Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Dispendikpora) Tulungagung sebagai tersangka, polisi kini fokus mengidentifikasi ayah dari bayi malang itu.

Hingga kini Tim Satreskrim Polres Tulungagung masih belum mengantongi identitas pacar tersangka, lantaran tersangka tidak mengetahui alamat rumahnya.

Baca Juga: Dugaan Korupsi Kanjengan, Mantan Bupati Tulungagug Maryoto Diperiksa Kejaksaan

Kasi Humas Polres Tulungagung, Iptu Mochamad Ansori mengatakan, dalam pemeriksaan tersangka mengaku awalnya mengenal sang pacar melalui media sosial Facebook. Keduanya juga baru bertemu dua kali.

"Kepada tersangka, pacarnya mengaku dari Blitar. Keduanya kenal lewat Facebook sekitar Desember 2021 dan bertemu pertama kali pada Januari 2022," terang Ansori, Selasa (8/11/2022).

Menurut Ansori, keduanya berhubungan badan satu kali pada pertemuan kedua, yaitu pada Januari 2022.

Setelah itu, tersangka masih sering menghubungi pacarnya melalui WhatsApp. Dan pada Februari 2022, tersangka memberi tahu kepada pacarnya tentang kehamilannya.

Setelah itu pacar tersangka langsung menghilang tidak bisa dihubungi lagi. Seluruh media sosial serta nomor teleponnya juga sudah tidak aktif.

Baca Juga: Sensus Ekonomi di Tulungagung Sudah Capai 45 Persen, Bulan Depan Rampung

"Inilah yang membuat kami kesulitan melacak pacar tersangka. Apalagi tersangka juga tidak mengetahui identitas pasti serta alamat pacarnya ini karena baru bertemu dua kali," papar Ansori.

Sementara Pekerja Sosial dari Unit Layanan Terpadu (ULT) Perlindungan Sosial Anak Integratif (PSAI), Arik Budiono mengatakan, dari hasil pendampingan yang dilakukan diketahui tersangka merupakan korban broken home. Kedua orangtuanya bercerai dan tersangka tinggal bersama neneknya.

Arik mengatakan, saat ini tersangka masih ingin melanjutkan pendidikannya. Oleh karena itu pihaknya tengah berkoordinasi agar tersangka bisa melanjutkan pendidikan lagi hingga lulus.

Baca Juga: 88 Persen SD di Tulungagung Gagal Penuhi Pagu Saat SPMB

"Pihak sekolah juga sedang mengondisikan teman-teman agar nantinya ketika masuk sekolah bisa nyaman tanpa ada pengucilan," pungkasnya.

Sebelumnya, mayat bayi perempuan ditemukan di tangki closet kamar mandi Kantor Dispendikpora) Tulungagung pada Rabu (19/10/2022). Dari hasil rekaman kamera CCTV, diketahui pembuang bayi itu merupakan pelajar.

Dalam perjalananya, polisi menangkap pelaku. Dan pelaku telah melakukan rekonstruksi. Karena usianya masih di bawah umur, penyidik menggunakan sistem peradilan anak dalam kasus tersebut.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.