Minggu, 07 Jun 2026 05:19 WIB

Mitos dan Cerita Mistis di Gunung Pegat Ponorogo

Jalanan di Gunung Pegat, Ponorogo (Foto-foto: Mita Kusuma/jatimnow.com)
Jalanan di Gunung Pegat, Ponorogo (Foto-foto: Mita Kusuma/jatimnow.com)

jatimnow.com - Mitos dan cerita mistis di Gunung Pegat Desa Nambak, Kecamatan Bungkal, Kabupaten Ponorogo bukan rahasia bagi masyarakat setempat.

Masyarakat di sana mempercayai jika arak-arakan pengantin baru melintas di gunung ini, bakal berpisah atau cerai.

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

Gunung Pegat merupakan sebuah gunung yang dibelah untuk dijadikan jalan. Pegat adalah Bahasa Jawa yang artinya cerai. Masyarakat di sana percaya, rata-rata pengantin yang nekat melintas, belum sampai 35 hari akan bercerai.

Oleh sebab itu, para pengantin baru memilih berputar dan melewati jalan lain.

Gunung Pegat menghubungkan dua kecamatan, yaitu Kecamatan Bungkal dengan Slahung.

Baca Juga: Jelang Ramadan Harga Bapokting di Ponorogo Terpantau Stabil

"Memang ada mitos demikian (pengantin baru melintas di Gunung Pegat) bakal bercerai," ujar pegiat budaya di Ponorogo, Purbo Sasongko, Senin (7/11/2022).

Namun menurut Purbo, kebenaran atas mitos itu belum diketahui secara pasti. Hanya saja masyarakat sekitar masih percaya dengan mitos tersebut.

Purbo menyebut, selain mitos tentang pasangan pengantin yang akan bercerai jika melintas, ada juga kisah misteri. Konon di jalan yang membelah gunung itu sering ada penampakan hantu tanpa kepala.

Baca Juga: Gelar Sunmori, Ketua PW IKA PMII Jatim Satukan Kader 11 Daerah di Telaga Ngebel

"Tamu saya sampai ketakutan. Hantunya menggunakan baju hitam. Di situ kan bekas kuburan massal 1965. Ratusan orang dikubur di situ," pungkasnya.

 

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Tuai Polemik, Komisi III DPRD Kota Probolinggo Sidak Proyek Swalayan Jalan Cokro

Komisi III telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi untuk memastikan kelengkapan izin proyek di atas lahan seluas 1,3 hektare tersebut.

Update Kepulangan Haji 2026: 7.581 Jemaah Tiba via Debarkasi Surabaya

Update kepulangan haji 2026 Debarkasi Surabaya: 7.581 jemaah dari 20 kloter tiba di Tanah Air. 2 jemaah asal Malang wafat, 3 lainnya dirawat di RS Arab Saudi.

Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional di Jember, Lansia Tangguh Indonesia Tumbuh

Pengalaman dan kebijaksanaan yang dimiliki para lansia merupakan fondasi penting dalam pembangunan bangsa.

Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Lakukan Pemilahan Sampah Dari Sumber

Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026, Pemkab Tulungagung gelar deklarasi gerakan pemilahan dan pengolahan sampah dari sumber.

Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Pakar Ingatkan Ancaman Krisis Energi

Pakar lingkungan soroti krisis energi, penumpukan sampah, hingga bahaya mikropolutan di momen Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026.

Peringati Hari Pers Nasional, PWI Tulungagung Siapkan Literasi Media

Pemerintah Kabupaten Tulungagung menyampaikan apresiasi atas dedikasi insan pers yang selama ini menjadi mitra strategis dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.