Rabu, 22 Jul 2026 19:33 WIB

Pakar Sebut Etilen dan Dietilen Glikol Pada Obat Sirop Bersifat Cemaran

Pakar Farmasi Universitas Surabaya (Ubaya) Eko Setiawan (kanan) bersama anggota peneliti obat asal kampus setempat (Foto: Humas Ubaya)
Pakar Farmasi Universitas Surabaya (Ubaya) Eko Setiawan (kanan) bersama anggota peneliti obat asal kampus setempat (Foto: Humas Ubaya)

jatimnow.com - Pakar Farmasi Universitas Surabaya (Ubaya) Eko Setiawan menyebut, berbahaya tidaknya penggunaan senyawa etilen glikol (EG) dan dietilen glikol (DEG) dalam pada obat sirop anak tergantung pada kadar yang digunakan.

Sedangkan berdasarkan persyaratan BPOM yang mengacu pada Farmakope Indonesia, penggunaan (dosis) melewati ambang batas tertentu, akan berbaya dan berakibat fatal.

Baca Juga: Tren Penyakit Gagal Ginjal Naik di Trenggalek, Pasien Termuda Usia 15 Tahun

"Etilen glikol dan dietilen glikol ini sifatnya cemaran. Tidak ada yang sengaja menggunakan dua senyawa tersebut dalam farmasi. Tapi ditemukannya kontaminasi," jelas Eko, Kamis (20/10/2022).

Eko menjelaskan, misalnya dalam peracikan obat serbuk paracetamol sebagai bahan aktif untuk dijadikan obat sirop. Perlu dilarutkan untuk menjadi cair dengan senyawa pelarut. Dalam prosesnya, apoteker perlu menambahkan pemanis dan obat stabil dalam waktu lama.

"Beberapa tambahan itu bisa mengalami reaksi kimia sehingga muncul etilen glikol dan dietilen glikol. Asal tidak melebihi batas ambang dan selama ada di bawah batas ambang, konsumsinya aman," terang peniliti di Pusat Informasi Obat Dan Layanan Kefarmasian (PIOKL) Ubaya itu.

Baca Juga: Waspadai Gagal Ginjal di Usia Muda, Hindari 7 Kebiasaan Ini sebelum Terlambat!

Eko mencontohkan, semisal ambang batas pada senyawa gliserin diizinkan di angka 0.1 persen, dari total gliserin yang digunakan. Sedangkan untuk etilen glikol batas ambang yang diizinkan sebanyak 0.25 persen.

"Jika (penggunaan) di atas (batas ambang) itu akan berbahaya. Jika kadarnya di bawah itu diharapkan tidak membawa bahaya dan aman," terang dia.

Baca Juga: Dear Moms! Pahami Dehidrasi pada Bayi, Ciri dan Cara Penanganannya

Dikatakan Eko, sebelum obat diproduksi massal, ada tahapan quality assurance (kemanan produk untuk masyarakat) dan quality kontrol untuk kelayakan produk obat sebelum disebarkan di pasar dan dikonsumsi.

"Setiap kali bahan baku yang dipakai untuk sirup datang, selalu di tes (pabrik obat). Apakah ada cemaran atau tidak. Pun saat industri membeli bahan baku obat, pabrik obat akan meminta bukti," bebernya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.