Sabtu, 06 Jun 2026 15:20 WIB

Pakar Sebut Etilen dan Dietilen Glikol Pada Obat Sirop Bersifat Cemaran

Pakar Farmasi Universitas Surabaya (Ubaya) Eko Setiawan (kanan) bersama anggota peneliti obat asal kampus setempat (Foto: Humas Ubaya)
Pakar Farmasi Universitas Surabaya (Ubaya) Eko Setiawan (kanan) bersama anggota peneliti obat asal kampus setempat (Foto: Humas Ubaya)

jatimnow.com - Pakar Farmasi Universitas Surabaya (Ubaya) Eko Setiawan menyebut, berbahaya tidaknya penggunaan senyawa etilen glikol (EG) dan dietilen glikol (DEG) dalam pada obat sirop anak tergantung pada kadar yang digunakan.

Sedangkan berdasarkan persyaratan BPOM yang mengacu pada Farmakope Indonesia, penggunaan (dosis) melewati ambang batas tertentu, akan berbaya dan berakibat fatal.

Baca Juga: Tren Penyakit Gagal Ginjal Naik di Trenggalek, Pasien Termuda Usia 15 Tahun

"Etilen glikol dan dietilen glikol ini sifatnya cemaran. Tidak ada yang sengaja menggunakan dua senyawa tersebut dalam farmasi. Tapi ditemukannya kontaminasi," jelas Eko, Kamis (20/10/2022).

Eko menjelaskan, misalnya dalam peracikan obat serbuk paracetamol sebagai bahan aktif untuk dijadikan obat sirop. Perlu dilarutkan untuk menjadi cair dengan senyawa pelarut. Dalam prosesnya, apoteker perlu menambahkan pemanis dan obat stabil dalam waktu lama.

"Beberapa tambahan itu bisa mengalami reaksi kimia sehingga muncul etilen glikol dan dietilen glikol. Asal tidak melebihi batas ambang dan selama ada di bawah batas ambang, konsumsinya aman," terang peniliti di Pusat Informasi Obat Dan Layanan Kefarmasian (PIOKL) Ubaya itu.

Baca Juga: Waspadai Gagal Ginjal di Usia Muda, Hindari 7 Kebiasaan Ini sebelum Terlambat!

Eko mencontohkan, semisal ambang batas pada senyawa gliserin diizinkan di angka 0.1 persen, dari total gliserin yang digunakan. Sedangkan untuk etilen glikol batas ambang yang diizinkan sebanyak 0.25 persen.

"Jika (penggunaan) di atas (batas ambang) itu akan berbahaya. Jika kadarnya di bawah itu diharapkan tidak membawa bahaya dan aman," terang dia.

Baca Juga: Dear Moms! Pahami Dehidrasi pada Bayi, Ciri dan Cara Penanganannya

Dikatakan Eko, sebelum obat diproduksi massal, ada tahapan quality assurance (kemanan produk untuk masyarakat) dan quality kontrol untuk kelayakan produk obat sebelum disebarkan di pasar dan dikonsumsi.

"Setiap kali bahan baku yang dipakai untuk sirup datang, selalu di tes (pabrik obat). Apakah ada cemaran atau tidak. Pun saat industri membeli bahan baku obat, pabrik obat akan meminta bukti," bebernya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Kakak Beradik Terseret Ombak di Pantai Payangan Jember, Satu Ditemukan Tewas

Kedua korban dilaporkan hilang terseret ombak saat berwisata bersama keluarga.

Puncak Arus Balik Idul Adha 2026, Daop 8 Surabaya Layani 284 Ribu Penumpang

Puncak arus balik libur panjang Idul Adha 2026 bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila. KAI Daop 8 Surabaya catat lonjakan tembus 284 ribu penumpang. Simak data lengkapnya di sini.

Jambret iPhone Turis Jerman di Kota Lama Surabaya Ditembak Polisi

Polisi menangkap pelaku jambret iPhone milik wisatawan asal Jerman di Kota Lama Surabaya. Pelaku dilumpuhkan karena melawan saat ditangkap.

Kapolres dan Dandim 0820 Probolinggo Terima Gelar Warga Kehormatan Suku Tengger

Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat pada Malam Resepsi Yadnya Kasada di Pendopo Agung Desa Ngadisari.

Tabrak Pohon, Truk Pengangkut Ikan Asal Lamongan Terguling di JLS Tulungagung

Truk dalam perjalanan menuju Prigi Trenggalek, pengemudi dan penumpang alami luka serius.

Peringatan Hari Raya Waisak di Tulungagung, Ajak Umat Bersumbangsih Untuk Negeri

Puluhan umat Buddha mengikuti prosesi detik-detik peringatan Hari Raya Tri Suci Waisak di Vihara Buddha Loka Tulungagung.