Rabu, 22 Jul 2026 20:41 WIB

Tren Penyakit Gagal Ginjal Naik di Trenggalek, Pasien Termuda Usia 15 Tahun

  • Penulis :
  • | Sabtu, 03 Jan 2026 08:43 WIB
Foto: Plt Direktur RSUD dr Soedomo Trenggalek, Saeroni. (Bramanta/jatimnow.com)
Foto: Plt Direktur RSUD dr Soedomo Trenggalek, Saeroni. (Bramanta/jatimnow.com)

jatimnow.com-Kasus penyakit gagal ginjal di Trenggalek mengalami tren kenaikan. Mirisnya, ditemukan pasien gagal ginjal yang masih berusia 15 tahun akibat sering konsumsi makanan cepat saji.

Plt Direktur RSUD dr Soedomo Trenggalek, Saeroni mengatakan, rata-rata dalam satu bulan terdapat 100 hingga 125 pasien gagal ginjal yang harus mendapatkan layanan cuci darah atau hemodialisa.

Baca Juga: 449 Jemaah Haji Trenggalek Tiba di Kampung Halaman, 3 Wafat di Tanah Suci

"Pasien gagal ginjal harus melakukan hemodialisa dua kali dalam seminggu," ujarnya, Sabtu (3/01/2026).

RSUD dr Soedomo Trenggalek telah memiliki 14 mesin hemodialisa. 11 mesin digunakan untuk pasien reguler, dan sisanya digunakan untuk pasien yang perlu tindakan darurat serta khusus pasien dengan penyakit menular.

"Tahun 2026, kami berencana menambah mesin hemodialisa menjadi 31 unit. Agar pelayanan kepada pasien dapat optimal," terangnya.

Saeroni menjelaskan, pasien gagal ginjal paling banyak menjangkit usia dewasa antar 30 hingga 60 tahun. Sedangkan pasien usia 60 tahun ke atas, sudah sedikit.

Baca Juga: Ribuan Mitra MBG di Trenggalek Gelar Aksi Damai, Dukung Program Tetap Berlanjut

"Paling muda kami menemukan pasien gagal ginjal usia 15 tahun dan masih duduk di bangku kelas 1 SMP," jelasnya.

Pasien termuda gagal ginjal di Trenggalek ini harus menjalani cuci darah secara rutin. Menurut Saeroni, penyebab pasien anak gagal ginjal akibat konsumsi makanan cepat saji.

"Pasien paling muda 15 tahun, karena sering konsumsi makanan cepat saji," paparnya.

Baca Juga: Bank Jatim Salurkan CSR ke Trenggalek Berupa Floor Projector Highlight

Saeroni mengimbau kepada masyarakat untuk menerapkan gaya hidup sehat, agar terhindar dari penyakit gagal ginjal. Mulai dari mengatur konsumsi makanan hingga rajin olahraga.

"Agar terhindar dari penyakit gagal ginjal, harus rajin olahraga, tidak merokok, tidak konsumsi alkohol, makan bergizi dan mengelola stres," pungkasnya.

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.