Selasa, 28 Jul 2026 05:16 WIB

Blarrr...!!! Dua Proyektil Meriam dan 1 Mortir Meledak di Mojokerto

Tim Gegana Satbrimob Polda Jatim saat proses pemusnahan dua proyektil meriam dan 1 mortir aktif. (Foto: Arda for jatimnow.com)
Tim Gegana Satbrimob Polda Jatim saat proses pemusnahan dua proyektil meriam dan 1 mortir aktif. (Foto: Arda for jatimnow.com)

jatimnow.com - Dua proyektil meriam tank dan satu proyektil mortir aktif yang dinilai membahayakan masyarakat meledak di Mojokerto. Ketiga bom tersebut memang sengaja diledakkan oleh Polsek Trowulan Polres Mojokerto.

Tiga peledak aktif itu dimusnahkan Polsek Trowulan dengan meminta bantuan dari Tim Gegana Satbrimob Polda Jatim dengan di hutan jati milik Perhutani Petak 45 KRPH Kedung Lumpang BKPH Jabung KPH Jombang.

Baca Juga: Telapak Temukan Dugaan Pencemaran Kali Porong Mojokerto, Bakal Lapor Menteri LH

Kapolsek Trowulan Kompol Imam Mahmudi mengatakan, tiga peledak yang masih aktif itu hasil penyerahan dari warga.

"Tiga bom militer ini hasil penyerahan warga Desa Balongwono, Kecamatan Trowulan. Kondisinya masih aktif, kemungkinan sisa era penjajahan atau perang dunia ke dua," kata Imam, Selasa (18/10/2022).

Ia menambahkan, proyektil meriam tank tersebut berukuran sekitar 9 Cm x 41 Cm sedangkan proyektil mortir berukuran 8 Cm x 26 Cm itu dimusnahkan untuk mengantisipasi terjadinya hal yang tak diinginkan.

Baca Juga: Meimura Bawa Ludruk Besutan ke Kampus, Sentil Eksploitasi Alam Mojokerto

"Tiga masih aktif dan bisa membahayakan masyarakat, kami bersurat ke Satbrimob Polda Jatim untuk dilakukan disposal atau pemusnahan ini," ujarnya.

Tim Gegana Satbrimob Polda Jatim memusnahkan tiga peledak itu dengan cara memendamnya di kedalaman satu meter agar tidak membahayakan warga sekitar lokasi pemusnahan.

"Sebenarnya daya ledaknya sampai radius 1 Km. Kami reduksi cakupan ledakan dengan lubang galian sehingga radius aman menjadi 500 meter. Selama peledakan, lokasi kami sterilkan dari aktivitas masyarakat," bebernya.

Baca Juga: Angkat Isu Situs, Ludruk Besutan Bakal Masuk Kampus UNIM Mojokerto

Imam mengimbau, jika masyarakat menemukan benda seperti yang dimusnahkan agar segera melapor ke pihak kepolisian agar ditangani dengan baik dan mengantisipasi hal yang tak diinginkan.

"Imbauan kami jika warga menemukan benda seperti yang kami musnahkan supaya melapor ke kepolisian," pungkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.