Kamis, 11 Jun 2026 22:28 WIB

Blarrr...!!! Dua Proyektil Meriam dan 1 Mortir Meledak di Mojokerto

Tim Gegana Satbrimob Polda Jatim saat proses pemusnahan dua proyektil meriam dan 1 mortir aktif. (Foto: Arda for jatimnow.com)
Tim Gegana Satbrimob Polda Jatim saat proses pemusnahan dua proyektil meriam dan 1 mortir aktif. (Foto: Arda for jatimnow.com)

jatimnow.com - Dua proyektil meriam tank dan satu proyektil mortir aktif yang dinilai membahayakan masyarakat meledak di Mojokerto. Ketiga bom tersebut memang sengaja diledakkan oleh Polsek Trowulan Polres Mojokerto.

Tiga peledak aktif itu dimusnahkan Polsek Trowulan dengan meminta bantuan dari Tim Gegana Satbrimob Polda Jatim dengan di hutan jati milik Perhutani Petak 45 KRPH Kedung Lumpang BKPH Jabung KPH Jombang.

Baca Juga: Meimura Bawa Ludruk Besutan ke Kampus, Sentil Eksploitasi Alam Mojokerto

Kapolsek Trowulan Kompol Imam Mahmudi mengatakan, tiga peledak yang masih aktif itu hasil penyerahan dari warga.

"Tiga bom militer ini hasil penyerahan warga Desa Balongwono, Kecamatan Trowulan. Kondisinya masih aktif, kemungkinan sisa era penjajahan atau perang dunia ke dua," kata Imam, Selasa (18/10/2022).

Ia menambahkan, proyektil meriam tank tersebut berukuran sekitar 9 Cm x 41 Cm sedangkan proyektil mortir berukuran 8 Cm x 26 Cm itu dimusnahkan untuk mengantisipasi terjadinya hal yang tak diinginkan.

Baca Juga: Angkat Isu Situs, Ludruk Besutan Bakal Masuk Kampus UNIM Mojokerto

"Tiga masih aktif dan bisa membahayakan masyarakat, kami bersurat ke Satbrimob Polda Jatim untuk dilakukan disposal atau pemusnahan ini," ujarnya.

Tim Gegana Satbrimob Polda Jatim memusnahkan tiga peledak itu dengan cara memendamnya di kedalaman satu meter agar tidak membahayakan warga sekitar lokasi pemusnahan.

"Sebenarnya daya ledaknya sampai radius 1 Km. Kami reduksi cakupan ledakan dengan lubang galian sehingga radius aman menjadi 500 meter. Selama peledakan, lokasi kami sterilkan dari aktivitas masyarakat," bebernya.

Baca Juga: Gegana Polda Jatim Musnahkan Puluhan Kilogram Bubuk Petasan di Tulungagung

Imam mengimbau, jika masyarakat menemukan benda seperti yang dimusnahkan agar segera melapor ke pihak kepolisian agar ditangani dengan baik dan mengantisipasi hal yang tak diinginkan.

"Imbauan kami jika warga menemukan benda seperti yang kami musnahkan supaya melapor ke kepolisian," pungkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.