Kamis, 23 Jul 2026 09:44 WIB

Universitas Ciputra Surabaya Kukuhkan 1.020 Wisudawan Program SI dan S2

Wisudawan Universitas Ciputra Surabaya.(Foto: dok. Universitas Ciputra Surabaya)
Wisudawan Universitas Ciputra Surabaya.(Foto: dok. Universitas Ciputra Surabaya)

jatimnow.com - Universitas Ciputra Surabaya mengukuhkan 1.020 wisudawan dari jenjang strata 1 semua jurusan dan pascasarjana, pada prosesi wisuda ke-15 yang dilakukan secara luring di Convention Hall Lantai 4 Ciputra World Surabaya, Jumat (14/10/2022).

Rektor Universitas Ciputra Ir. Yohannes Somawiharja, M.Sc. berpesan agar para wisudawan untuk menerapkan nilai entrepreneurship yang didapatkannya selama mengikuti pendidikan di tengah masyarakat.

"Setelah pandemi akan ada fenomena ekonomic boom, namun juga akan diikuti dengan resesi. Saya harapkan Anda semua bisa memaksimalkan Entrepreneurial Skill. Bukan hanya untuk survive, namun untuk melakukan banyak inovasi menjawab kebutuhan saat resesi," ujar Ir Yohannes.

Baca Juga: Mahasiswa Tulungagung Gelar Aksi, Soroti Pemadaman Bergilir yang Dilakukan PLN

Dia juga mengaku sangat bersyukur pada tahun ini dapat mengukuhkan ribuan wisudawan pada prosesi wisuda secara offline untuk pertama kalinya setelah pandemi.

“Hal ini disambut antusias oleh wisudawan dan orang tua. Namun demikian, tidak semua lulusan bisa mengikuti proses wisuda langsung karena kesibukan yang tidak bisa ditinggalkan. Seperti bekerja dan melanjutkan studi di luar negeri,” terangnya.

Sementara itu, salah satu lulusan perdana Food Technology Program UC Christianus Jodi Yonathan mengatakan bahwa para dosen, civitas, dan laboran mendukung mahasiswa hingga bisa. Selain itu, pendampingan dirasakannya sampai dirinya berhasil memperoleh beasiswa studi lanjut.

“Sejak semester I, mahasiswa didorong untuk melakukan penelitian bahkan diberikan kesempatan untuk mengikuti research,” imbuhnya.

Baca Juga: Teliti Berita Olahraga Al Jazeera, Mahasiswa UINSA Kaji Tindak Tutur Ilokusi

Pada 2019, Joddy bersama tim berkesempatan mempresentasikan hasil penelitian di Nepal. Mereka memaparkan tentang daun kelor dan tepung biji nangka yang dapat meningkatkan kualitas bakso ayam afkir atau ayam petelur yang sudah tidak produktif. Rasanya dinilai lebih enak dan mengandung antioksidan tinggi.

“Selama 4 tahun berkuliah ini saya sudah membuat 5 jurnal termasuk skripsi. Sekarang saya lanjut studi S-2 di Jepang dengan beasiswa,” terangnya.

Sedangkan Natasya Teonata, peraih IPK 3,95 di Jurusan Food Teknology mengaku selama kuliah berhasil lolos pada seleksi program Indonesian International Student Mobility Awards (IISMA) Kemendikbud Ristek. Student exchange tersebut dengan tujuan ke Kyungpook National University, Korea Selatan.

Baca Juga: Yayasan Amway Peduli dan UC Surabaya Gelar Edukasi Kesehatan Anak Muda

Setelah wisuda, dirinya juga berencana untuk menekuni bisnisnya sembari melanjutkan studinya.

“Dari kecil saya memang tertarik di bidang pangan. Sehingga selama kuliah saya menghabiskan waktunya untuk melakukan bereksperimen di laboratorium dan melakukan berbagai percobaan. Termasuk mengembangkan produk baru,” tutur Natasya.

Editor : Sofyan Cahyono
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.