Sabtu, 13 Jun 2026 12:52 WIB

NasDem Tak Ingin Kawin Paksa di Pilpres 2024

Jajaran Pengurus Pusat Partai NasDem.(Foto: Fahrizal Tito)
Jajaran Pengurus Pusat Partai NasDem.(Foto: Fahrizal Tito)

jatimnow.com - Partai NasDem sangat menyadari tidak bisa mengusung sendiri calon presiden dan wakil presiden di Pemilu 2024. Kendati demikian, NasDem tidak ingin ada kawin paksa di Pilpres.

"Partai NasDem tidak bisa seorang diri memutuskan calon presiden. NasDem membangun koalisi dengan PKS dan Demokrat untuk memutuskan satu nama (capres di 2024)," ujar Wakil Ketua Umum DPP Partai NasDem Ahmad H M Ali di sela menerima kunjungan 97 Wartawan dari Surabaya Jawa Timur di NasDem Tower, Jakarta, Sabtu (1/10/2022).

Baca Juga: Tebar Kepedulian, Kader NasDem ini Salurkan 105 Hewan Kurban di Probolinggo

Acara tersebut juga dihadiri Ketua DPW Partai NasDem Jawa Timur Sri Sajekti Sudjunadi, anggota DPR RI dari Jatim Charles Meikyansah, dan beberapa anggota DPRD Jawa Timur.

Ali menerangkan, dari Rakernas Partai NasDem menghasilkan 3 bakal calon presiden. Yakni, Ganjar Pranowo (Gubernur Jateng), Anies Baswedan (Gubernur DKI Jakarta), serta Andhika Perkasa (Panglima TNI). Dari ketiga nama bacapres tersebut, yang intens komunikasi dengan partai koalisi adalah Anies.

Baca Juga: Masa Tunggu Haji 26 Tahun, Komisi VIII DPR RI: Waspada Tawaran Berangkat Instan

Koalisi NasDem, PKS dan Demokrat belum mendeklarasikan siapa bakal calon presiden yang akan diusung. Namun NasDem mengusulkan deklarasi bakal capres pada Hari Pahlawan (10 November), serta menjadi kado HUT Partai NasDem pada 11 November.

"NasDem mengusulkan saja. Keputusannya (pengumuman capres) tetap keputusan koalisi," tuturnya.

Baca Juga: Jejak Literasi ke Aksi, Refleksi Kepemimpinan Perempuan Dini Rahmania

Anggota Komisi III DPR RI ini menambahkan, untuk bakal calon wakil presiden yang memilih adalah bakal capres. Penetapan bakal capres dan cawapres juga tidak bisa kawin paksa.

"Capres yang diusung punya kewenangan menentukan siapa pasangannya (cawapres) yang cocok dan pas. Ini tidak boleh kawin paksa (pasangan capres dan cawapres). Supaya ke depan, presindenya jadi, dia harus melayani semua orang," jelas Ali.

Editor : Sofyan Cahyono
Berita Terbaru

Mandi Bareng Teman, Pelajar Sragen Tewas Tenggelam di Bengawan Solo Ngawi

Jasad korban berhasil dievakuasi oleh tim SAR gabungan pada radius sekitar 50 meter dari titik awal ia dilaporkan tenggelam di kawasan Desa Mantingan, Kecamatan Mantingan.

Penyegaran Organisasi, Kasat dan Kapolsek Probolinggo Dimutasi

Kapolres mengajak seluruh jajaran Polres Probolinggo untuk terus menjaga profesionalisme dan menjunjung tinggi nilai-nilai Presisi.

Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Pelaku diketahui merupakan komplotan pembobolan toko lintas kota dan provinsi.

Cuaca Akhir Pekan Jatim: 4 Daerah Diminta Waspada Hujan Lebat

Peta peringatan dini ini merepresentasikan nilai akumulasi curah hujan harian paling tinggi dalam skala satu kabupaten atau kota.

Gol Larin Selamatkan Kanada dari Kekalahan Saat Melawan Bosnia-Herzegovina

Tuan rumah Kanada harus puas bermain imbang 1-1 di laga pembukan grup B Piala Dunia 2026.

Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Waspadai potensi turunnya hujan dengan intensitas ringan di beberapa wilayah.