Minggu, 14 Jun 2026 07:31 WIB

Mayat Balita di Tepi Sungai Dusun Sidokampir adalah Korban Pembunuhan

Mayat balita laki-laki yang ditemukan warga di tepi sungai Dusun Sidokampir, Desa Budugsidorejo, Kecamatan Sumobito.(Foto: Elok Aprianto/jatimnow.com)
Mayat balita laki-laki yang ditemukan warga di tepi sungai Dusun Sidokampir, Desa Budugsidorejo, Kecamatan Sumobito.(Foto: Elok Aprianto/jatimnow.com)

jatimnow.com - Mayat balita laki-laki yang ditemukan warga di tepi sungai di Dusun Sidokampir, Desa Budugsidorejo Kecamatan Sumobito, Kabupaten Jombang, merupakan korban pembunuhan.

Kasat Reskrim Polres Jombang, AKP Giadi Nugraha menjelaskan berdasarkan hasil visum luar dipastikan mayat balita yang ditemukan warga di Sumobito merupakan korban pembunuhan.

Baca Juga: Terdakwa Anak dalam Kasus Tewasnya Balita di Kediri Divonis 4 Tahun, Ibu Menangis

"Hasil visum luar dinyatakan ada luka dibagian kepala, ada juga luka di bagian dada diduga juga mengalami tindakan kekerasan. Yang agak fatal itu di bagian dada dan kepala tepatnya di dahi," terangnya, Rabu (28/9/2022)

Saat ditanya adakah petunjuk identitas balita laki-laki yang ditemukan polisi di sekitar TKP, Giadi mengaku belum diketahui identitasnya balita laki-laki tersebut.

"Sampai saat ini nihil, di TKP sangat-sangat minim, tidak ada barang bukti," katanya.

"Terkait merek celana yang menempel di tubuh. Itu diduga sampah. Jadi itu kita kesampingkan, terkait dengan celana," sambung Giadi.

Ketika ditanya apa yang menjadi kesulitan polisi untuk mengungkap kasus ini. Giadi menyebut tidak adanya identitas korban membuat polisi kesulitan.

Baca Juga: Mayat Bersimbah Darah Ditemukan di Simokerto Surabaya, Polisi: Kaitan Asmara

"Yang pertama belum ada identitas korban, dan sekitar TKP sudah kita susuri sampai arah belakang TKP kita sudah susuri. Ya memang di belakang TKP ada tiga desa, tapi itu semua hasilnya nihil. Selain itu di radius 5 kilometer dari TKP tidak ada CCTV itu menjadi hambatan kami," paparnya.

Meski demikian, Giadi mengaku akan memeriksa CCTV yang berada di wilayah TKP untuk mencari informasi lebih lanjut.

"Tapi kami akan melihat CCTV lebih jauh, dan kita juga akan coba simpul simpulkan," katanya.

Baca Juga: Balita di Kediri Tewas Dianiaya Neneknya karena Menolak Tidur Siang

Giadi mengatakan mayat balita laki-laki yang ditemukan dipastikan sudah meninggal lebih dari satu hari sebelum akhirnya ditemukan warga.

"Secara fisik masih bisa dikenali. Estimasi terlama diperkirakan sudah meninggal dua hari, karena masih seger dan belum terjadi pembusukan," pungkasnya.

Hingga kini polisi masih terus mendalami kasus tersebut, dan saat ini mayat balita laki-laki yang memiliki ciri-ciri ada tanda lahir pada bagian kakinya itu, masih berada di kamar mayat RSUD Jombang.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Mandi Bareng Teman, Pelajar Sragen Tewas Tenggelam di Bengawan Solo Ngawi

Jasad korban berhasil dievakuasi oleh tim SAR gabungan pada radius sekitar 50 meter dari titik awal ia dilaporkan tenggelam di kawasan Desa Mantingan, Kecamatan Mantingan.

Penyegaran Organisasi, Kasat dan Kapolsek Probolinggo Dimutasi

Kapolres mengajak seluruh jajaran Polres Probolinggo untuk terus menjaga profesionalisme dan menjunjung tinggi nilai-nilai Presisi.

Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Pelaku diketahui merupakan komplotan pembobolan toko lintas kota dan provinsi.

Cuaca Akhir Pekan Jatim: 4 Daerah Diminta Waspada Hujan Lebat

Peta peringatan dini ini merepresentasikan nilai akumulasi curah hujan harian paling tinggi dalam skala satu kabupaten atau kota.

Gol Larin Selamatkan Kanada dari Kekalahan Saat Melawan Bosnia-Herzegovina

Tuan rumah Kanada harus puas bermain imbang 1-1 di laga pembukan grup B Piala Dunia 2026.

Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Waspadai potensi turunnya hujan dengan intensitas ringan di beberapa wilayah.