Rabu, 22 Jul 2026 12:18 WIB

Khofifah Dorong Gelar Pahlawan untuk Syaikhona Kholil Dianugerahkan Tahun ini

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat menghadiri Mubes ASSCHOL di Ponpes Syaikhona Cholil Bangkalan (Foto-foto: Fathor Rahman/jatimnow.com)
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat menghadiri Mubes ASSCHOL di Ponpes Syaikhona Cholil Bangkalan (Foto-foto: Fathor Rahman/jatimnow.com)

Bangkalan - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa manghadiri Musyawarah Besar (Mubes) Alumni Santri dan Simpatisan Syaikhona Moch Kholil (ASSCHOL) di Pondok Pesantren (Ponpes) Syaikhona Cholil Bangkalan.

Dalam agenda tersebut, Khofifah juga turut mendorong agar penganugerahan gelar pahlawan untuk Syikhona Cholil bisa diberikan tahun ini.

Baca Juga: Gubernur Khofifah Lepas Karnaval Budaya di Alun-Alun Bangkalan, Ini Harapannya

Selain Khofifah, kegiatan ini juga dihadiri Menkopolhuman Mahfud MD, Kepala Densus 88 Anti-Teror Polri Irjen Marthinus Hukom, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas serta pejabat lainnya.

Khofifah mengatakan, para pejabat negeri turut hadir dalam kegiatan ini, karena sosok Syaikhona Cholil yang memiliki pengaruh luar biasa bagi Indonesia. Tak hanya menebarkan agama yang baik, juga memberikan ajaran tentang cinta Tanah Air.

"Pikiran-pikiran Syaikhona Moh Cholil ini luar biasa dan mendunia. Dari beliau kita bisa mempelajari bahwa menanamkan nilai kebangsaan, kenegaraan dan cinta Tanah Air ini sebagian dari iman," ujar Khofifah, Minggu (25/9/2022).

Dia menyebut, Syaikhona Cholil banyak mencetak santri yang memiliki jejak luar biasa dan menorehkan sejarah besar. Sehingga penganugerahan gelar pahlawan seharusnya bisa disematkan pada Syikhona Cholil tahun ini.

"Tadi saya sudah sampaikan pada Menkopolhukam, Pak Mahfud bahwa berbagai syarat yang diajukan sudah terpenuhi sehingga gelar tersebut bisa diberikan tahun ini," ungkapnya.

Baca Juga: Film Foufo Angkat Talenta Surabaya dan Madura, Tayang 9 Juli

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan para pejabat negeri saat menghadiri Mubes ASSCHOL di Ponpes Syaikhona Cholil BangkalanGubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan para pejabat negeri saat menghadiri Mubes ASSCHOL di Ponpes Syaikhona Cholil Bangkalan

Sementara Ketua Umum Ponpes Syaikhona Moh. Cholil Bangkalan, RKH. Moh. Nasih Aschal mengatakan, agenda Mubes rutin dilakukan 3 tahun sekali. Dan saat ini agenda itu perlu dilakukan, apalagi isu radikalisme dan intolernasi sedang marak.

"Agenda ini momentumnya pas dengan maraknya radikalisme dan intoleransi. Sehingga kami juga gelar seminar dengan tema kebangsaan. Dan kami juga selalu siap berkolaborasi dan berisnergi dengan pemerintah," tuturnya.

Baca Juga: Tutup Munas-Konbes di Bangkalan, Prabowo: NU Benteng Penyelamat Bangsa

Pria yang menjabat sebagai anggota Komisi C DPRD Jatim ini berharap, dari kegiatan Mubes ini diharapkan memberikan dampak positif bagi seluruh masyarakat dan menanamkan pentingnya kebangsaan untuk mempengaruhi dunia.

"Keputusan-keputusan dari Mubes ini tidak hanya isu lokal, namun juga keberadaan Syaikhona Cholil untuk peradaban dunia. Dan kami ingin menggelorakan arti penting kebangsaan untuk mempengaruhi dunia," tambahnya.

Dia berharap, gelar pahlawan untuk Syaikhona Cholil bisa segera diperoleh. Pihaknya juga akan mengagendakan pengusulan ulang gelar pahlawan tersebut.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.