Minggu, 14 Jun 2026 07:34 WIB

Sepak Terjang Komplotan Curanmor yang Dievakuasi Polisi dari Sungai di Surabaya

  • Penulis : Zain Ahmad
  • | Senin, 19 Sep 2022 17:29 WIB
Komplotan curanmor yang dievakuasi polisi dari sungai di Jalan Kedinding Lor. (Foto: 112 Surabaya/jatimnow.com)
Komplotan curanmor yang dievakuasi polisi dari sungai di Jalan Kedinding Lor. (Foto: 112 Surabaya/jatimnow.com)

Surabaya - Komplotan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang menceburkan diri ke sungai Jalan Kedinding Lor, Surabaya berhasil diamankan. Para pelaku kini tengah menjalani pemeriksaan intensif di Polsek Kenjeran.

Berdasarkan data dari polisi, tiga maling itu berasal dari Surabaya, yakni Sahrul (21) warga Pecindilan, Firman (21) warga Tambak Wedi dan Rispo (19) warga Pecindilan.

Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

"Mereka ini komplotan. Bisa dibilang spesialis, karena sudah mencuri lebih dari tiga kali," kata Kanitreskrim Polsek Kenjeran, AKP Soeryadi kepada jatimnow.com, Senin (19/9/2022).

"Mereka ini satu komplotan. Teman sehari-hari. Ada yang bekerja sebagai driver ojek online. Ada juga yang bekerja sebagai penjual bakso," tambahnya.

Soeryadi menjelaskan, para tersangka nekat mencuri lantaran butuh uang buat bayar utang pinjaman online (pinjol). Selain itu, juga untuk senang-senang di tempat karaoke usai motor curiannya terjual.

"Pengakuannya punya utang di aplikasi pinjol sebanyak Rp900 ribu. Ada juga yang Rp1 juta. Macem-mecem. Pengakuannya nekat mencuri karena itu," jelasnya.

Komplotan curanmor, masih kata Soeryadi, telah beraksi sekitar enam bulan yang lalu. Selama itu, pengakuannya telah berhasil menggasak empat motor.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

"Kebanyakan yang dicuri motor jenis matik. Dari Honda Beat sampai Vario. Pengakuannya dilempar ke daerah Madura," jelasnya.

Dalam beraksi, komplotan ini berbagi peran. Rispo sebagai pengawas, Firman menjual, dan Sahrul sebagai eksekutor.

"Mereka ini sudah terorganisir. Sudah ada tugasnya masing-masing. Saat ini kasusnya masih kami kembangkan dan dalami lagi. Juga termasuk menyelidiki penadah yang membeli motor curian komplotan ini," tandas Soeryadi.

Baca Juga: Polres Jember Tangkap Residivis Curanmor, Beraksi di 18 TKP

Diketahui, komplotan maling motor ini berhasil dievakuasi Unit Reskrim Polsek Kenjeran dari amukan massa usai menceburkan diri ke sungai di kawasan Jalan Kedinding Lor, Surabaya, sekitar pukul 03.00 WIB, Senin (19/9/2022).

Tak mudah mengevakuasi komplotan maling ini, karena cukup lama berada di sungai yang dikepung warga. Butuh waktu hampir 3 jam lebih untuk mengevakuasi mereka.

Anggotanya pun sempat menembakkan pistol ke udara untuk membubarkan massa yang sudah mengamuk.

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

Mandi Bareng Teman, Pelajar Sragen Tewas Tenggelam di Bengawan Solo Ngawi

Jasad korban berhasil dievakuasi oleh tim SAR gabungan pada radius sekitar 50 meter dari titik awal ia dilaporkan tenggelam di kawasan Desa Mantingan, Kecamatan Mantingan.

Penyegaran Organisasi, Kasat dan Kapolsek Probolinggo Dimutasi

Kapolres mengajak seluruh jajaran Polres Probolinggo untuk terus menjaga profesionalisme dan menjunjung tinggi nilai-nilai Presisi.

Cuaca Akhir Pekan Jatim: 4 Daerah Diminta Waspada Hujan Lebat

Peta peringatan dini ini merepresentasikan nilai akumulasi curah hujan harian paling tinggi dalam skala satu kabupaten atau kota.

Gol Larin Selamatkan Kanada dari Kekalahan Saat Melawan Bosnia-Herzegovina

Tuan rumah Kanada harus puas bermain imbang 1-1 di laga pembukan grup B Piala Dunia 2026.

Imigrasi Surabaya Sebar 400 Akun APOA untuk Awasi Orang Asing

Imigrasi Surabaya memperkuat pengawasan orang asing melalui APOA dengan 400 akun aktif dan melibatkan hotel, kampus, hingga perusahaan.

1.000 Pramuka Garuda Kota Kediri Dilantik, Pembentukan Karakter Generasi Muda

“Harapannya mereka dapat menjadi generasi yang mampu memberikan kontribusi bagi Kota Kediri maupun Indonesia,” ujar Mbak Vinanda.