Minggu, 14 Jun 2026 05:55 WIB

Tolak Kenaikan Harga BBM, Mahasiswa Bakar Ban di Depan Gedung DPRD Banyuwangi

  • Penulis : Rony Subhan
  • | Selasa, 06 Sep 2022 18:16 WIB
Aksi bakar ban dalam unjuk rasa mahasiswa di Banyuwangi menolak kenaikan harga BBM (Foto: Rony Subhan/jatimnow.com)
Aksi bakar ban dalam unjuk rasa mahasiswa di Banyuwangi menolak kenaikan harga BBM (Foto: Rony Subhan/jatimnow.com)

Banyuwangi - Puluhan mahasiswa di Banyuwangi menggelar aksi unjuk rasa menolak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM), Selasa (6/9/2022). Selain membakar ban, mereka mendesak Menteri ESDM dicopot.

"Menteri ESDM tidak bisa mengatur terkait sirkulasi minyak mentah. Di BPH Migas juga diatur kerja pengawasan. Termasuk SKK Migas itu juga tidak maksimal," ujar Ketua GMNI Banyuwangi, Dana Wijaya.

Baca Juga: Harga Pertamax Naik, Aktivitas SPBU di Probolinggo Normal

Unjuk rasa ini dimotori Forum BEM, HMI, GMNI dan IMM Banyuwangi. Aksi diawali dengan longmarch hingga titik aksi di depan gedung DPRD Banyuwangi. Dalam aksinya, mereka juga membakar ban bekas di simpang tiga kawasan itu.

Dana menyebut, perlu adanya evaluasi besar-besaran di Kementerian ESDM dan perangkat-perangkat lainnya, menyusul naiknya harga BBM.

"Pertimbanganya apa tiba-tiba menaikkan harga BBM," tegasnya.

Menurut Dana, menaikkan harga BBM bukan solusi. Sebab katanya, sebenarnya masih ada solusi yang bisa diambil, salah satunya adalah menggenjot produktivitas.

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

"Pemerintah bisa mengimpor dan membeli BBM paling murah dari negara lain. Bukan membeli dengan harga yang paling mahal. Itu yang saya kira perlu diperhatikan," papar dia.

Mahasiswa secara bergantian melakukan orasi. Mereka menyebut bahwa kenaikan harga BBM menyengsarakan rakyat. Sebab rakyat Indonesia masih belum pulih dari keterpurukan akibat Pandemi Covid-19.

Mahasiswa juga membawa poster-poster penolakan atas kenaikan harga BBM. Mereka meminta DPRD Banyuwangi mengawal apa yang menjadi aspirasi mereka. Setidaknya ada 7 tuntutan mahasiswa yang disampaikan kepada pemerintah.

Baca Juga: Mahasiswa Jatim Kampanyekan Kali Tebu Bebas Sampah Popok

"Kami berharap DPRD Banyuwangi benar-benar mengawal 7 tuntutan yang tertuang dalam aksi ini," kata Koordinator Forum BEM Banyuwangi, Aris Rahmatullah.

Sejumlah anggota DPRD Banyuwangi tampak menemui mahasiswa, yaitu Eko Hariyono, Patemo dan Wagianto. Tiga anggota DPRD Banyuwangi dari Fraksi PDI Perjuangan itu sepakat bahwa saat ini belum saatnya menaikkan harga BBM.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Mandi Bareng Teman, Pelajar Sragen Tewas Tenggelam di Bengawan Solo Ngawi

Jasad korban berhasil dievakuasi oleh tim SAR gabungan pada radius sekitar 50 meter dari titik awal ia dilaporkan tenggelam di kawasan Desa Mantingan, Kecamatan Mantingan.

Penyegaran Organisasi, Kasat dan Kapolsek Probolinggo Dimutasi

Kapolres mengajak seluruh jajaran Polres Probolinggo untuk terus menjaga profesionalisme dan menjunjung tinggi nilai-nilai Presisi.

Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Pelaku diketahui merupakan komplotan pembobolan toko lintas kota dan provinsi.

Cuaca Akhir Pekan Jatim: 4 Daerah Diminta Waspada Hujan Lebat

Peta peringatan dini ini merepresentasikan nilai akumulasi curah hujan harian paling tinggi dalam skala satu kabupaten atau kota.

Gol Larin Selamatkan Kanada dari Kekalahan Saat Melawan Bosnia-Herzegovina

Tuan rumah Kanada harus puas bermain imbang 1-1 di laga pembukan grup B Piala Dunia 2026.

Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Waspadai potensi turunnya hujan dengan intensitas ringan di beberapa wilayah.