Senin, 27 Jul 2026 12:20 WIB

Bertemunya Tiga Api Abadi Asian Games 2018 di Kawah Ijen Banyuwangi

  • Penulis :
  • | Minggu, 22 Jul 2018 11:07 WIB
 Pertemuan api abadi dari India dan 2 wilayah di Indonesia yang dibawa oleh Pino Bahari (kanan) dan Permana Sunu
Pertemuan api abadi dari India dan 2 wilayah di Indonesia yang dibawa oleh Pino Bahari (kanan) dan Permana Sunu

jatimnow.com - Pertemuan api yang berasal dari New Delhi India, Mrapen Jawa Tengah, dan Kawah Ijen menjadikan kesan tersendiri bagi wisatawan yang menyaksikan langsung. Tak sedikit wisatawan domestik maupun Internasional berebut untuk mengabadikan momen istimewa itu, Minggu (21/7/2018).

Sekitar pukul 03.30 Wib, api obor yang berasal dari New Delhi India dan Mrapen Jawa Tengah "disatukan", sehingga momen tersebut memantik decak kagum.

Baca Juga: Tari Jaripah Banyuwangi Sambut Hangat Peserta Media Gathering Pertamina 2026

Pada momen ini, jumlah wisatawan di Kawah Ijen meningkat drastis. Mereka berniat menyaksikan momen pertemuan tiga api abadi (New Delhi India, Mrapen Jawa Tengah, dan Kawah Gunung Ijen yang berada di perbatasan Banyuwangi-Situbondo Jawa Timur) tersebut.

Para wisatawan berebut mengabadikan momen pertemuan tiga api abadi di area blue fire. Mereka mengaku terkesan karena momen itu menjadi pengalaman yang mereka lihat pertama kalinya.

Setelah mempertemukan api dari 3 wilayah berbeda tersebut oleh Penanggung Jawab Torch Relay Asian Games 2018 Permana Sunu dan Pino Bahari, api obor dimatikan dan dibawa turun. Namun api utamanya tetap menyala dalam sebuah sentir yang dilapisi kaca.

Hal itu dilakukan, supaya api abadi itu dapat dibawa kemana-mana termasuk saat dibawa menggunakan pesawat terbang.

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

Sang pembawa obor, Pino Bahari (sebelumnya ditulis Vino Bahari) adalah seorang petinju yang meraih medali emas Asian Games 1990.

"Suatu kebanggaan tersendiri bagi saya dipercaya membawa obor Asian Games 2018," ungkap Pino di Kawah Ijen kepada wartawan, Minggu (22/7/2018).

Pino menambahkan, hal itu membuatnya teringat pada masa-masa perjuangannya, sehingga dapat meraih medali emas Asian Games 1990 di Beijing China.

Baca Juga: Warga Banyuwangi Keluhkan Langkanya LPG 3 Kg Jelang Lebaran

"Untuk mencapai tempat ini dan menyalakan obor di depan blue fire, butuh perjuangan yang panjang dan berat," ujar Pino.

Selanjutnya, api dari India dan Indonesia itu nantinya sekitar pukul 11.00 WIB akan di arak dari rest area Jambu Desa Tamansari Kecamatan Licin menuju stadion Diponegoro hingga finis di Pendopo Sabha Swagata Banyuwangi.

Reporter: Hafiluddin Ahmad
Editor: Arif Ardianto

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.