Selasa, 23 Jun 2026 05:00 WIB

Jadi Pimpinan Partai Terpopuler, Emil Dardak Magnet Demokrat Gaet Milenial

Ketua DPD Demokrat Jatim Emil Elestianto Dardak (Dok Ni'am Kurniawan/jatimnow.com)
Ketua DPD Demokrat Jatim Emil Elestianto Dardak (Dok Ni'am Kurniawan/jatimnow.com)

Surabaya - Ketua DPD Partai Demokrat Jatim Emil Elestianto Dardak menjadi pimpinan partai paling populer di Jawa Timur versi Surabaya Survey Center (SSC). Pria yang juga menjabat Wakil Gubernur Jatim itu sukses mendominasi seniornya Ketua PDI Perjuangan Jatim Kusnadi yang hanya 28,2 persen dan Ketua Gerindra Jatim Anwar Sadad 27,8 persen.

"Alhamdulillah ini membuktikan Demokrat makin hari menunjukkan eksistensi untuk semua kalangan. Bahkan, bisa dikatakan generasi mileneal juga memiliki harapan besar agar Demokrat bisa mewakili aspirasinya," ujar Sekretaris DPD Partai Demokrat Jatim Muhamad Reno Zulkarnaen, dalam keterangan resmi yang diterima jatimnow.com, Kamis (1/9/2022).

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

Partai Demokrat menurut dia adalah partai yang dipimpin oleh kelompok muda yang luar biasa. Di tingkat pusat ada AHY dengan semangat muda, lalu disusul dengan Emil dengan kans politik yang ia yakini dapat mendompleng suara millenial di Jatim.

"Ketua umumnya AHY anak muda usia 44 tahun dan ketua DPD Jatim Emil Dardak usianya 38, modal yang kami yakini kami bisa menang di Pemilu mendatang," jelas Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Jatim itu.

Ia mengaku bangga, Emil Dardak masih terus dipercaya dan dicintai masyarkat Jatim. Dia berharap, segala niat tulus untuk mengabdikan kemampuan untuk kesejahteraan rakyat Jatim terus bisa dirasakan manfaatnya.

Pihaknya juga optimistis di bawah kepemimpinan Emil Dardak, Partai Demokrat Jatim akan lebih baik dan meraih banyak simpati masyarakat di suksesi Pemilu 2024 mendatang.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Akhir Pekan Ini: Cerah

"Tentu kami mohon dukungan masyarakat dan kader Demokrat Jatim. Kami akan terus berjuang memberikan yang terbaik untuk masyarakat, sesuai jargon terbaru partai kami - Bersama rakyat memperjuangkan perubahan dan perbaikan. Semoga Allah meridhoi," tandasnya.

Sementara, peneliti Senior SSC Surokim Abdussalam mengatakan tingginya popularitas Emil Dardak adalah keuntungan besar karena bisa menjadi panggung sekaligus daya tarik bagi Demokrat atas kelebihan yang dimiliki Emil, yang muda cerdas dan populer

"Secara panggung ini harus bisa dimanfaatkan untuk effect positif bagi Demokrat. Karena sebagai pejabat publik yang sangat politis ini, Emil akan sangat mudah untuk bisa menjadi daya tarik guna mengerek kenaikan Demokrat," ungkap Surokim.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

Dengan waktu yang cukup panjang dan hasil popularitas tinggi, dirinya yakin Demokrat akan mampu mengerek suaranya atas faktor Emil dan kerja kerja Politik Demokrat lainnnya.

"Masih ada waktu cukup panjang selama 18 bulan untuk memainkan peran, karena politik itu dinamis semua masih mungkin berubah. Dengan memaksimalkan panggung yang ada bagi Emil, sangat besar peluangnya untuk mengerek Demokrat Jatim dalam pemilu nanti. Karena sebagai Wagub akan banyak waktu untuk bertemu dengan publik, berdiskusi dengan publik, melakukan sodaqoh kebijakan, banyak keuntungan bisa dikapitalisasi untuk Demokrat," jelasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.