Sabtu, 13 Jun 2026 16:53 WIB

Pilpres 2024, Duet Prabowo-Khofifah Dinilai Banyak Plusnya

Pertemuan Prabowo Subianto dengan Khofifah di Gedung Negara Grahadi Surabaya.(Foto: Dok. jatimnow.com)
Pertemuan Prabowo Subianto dengan Khofifah di Gedung Negara Grahadi Surabaya.(Foto: Dok. jatimnow.com)

Surabaya - DPD Gerindra Jatim mengusulkan Khofifah Indar Parawansa menjadi pendamping Prabowo Subianto di Pilpres 2024. Khofifah dinilai memiliki wawasan dan pengalaman yang matang untuk menjadi sosok nomor dua memimpin bangsa Indonesia.

Menanggapi hal itu, pengamat politik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Trunojoyo Madura Surokim Abdussalam mengungkapkan kemenangan Prabowo Subianto memang akan semakin indah jika didampingi Khofifah. Selain berpengalaman di pemerintahan pusat, Khofifah juga satu-satunya representasi gender perempuan yang sukses menjadi kepala daerah di Jawa.

Baca Juga: Hampir Setahun, Hibah Aspal Dari Khofifah Belum Digunakan Pemkab Tulungagung

"Untuk posisi sebagai calon wapres, Bu Khofifah menurut saya cukup menjanjikan. Ada cukup banyak faktor plus yang dimiliki beliau yang bisa menjadi faktor positif untuk daya saing di Pilpres 2024," ucap Surokim, Selasa (23/8/2022).

Selain itu, paket Prabowo-Khofifah juga memiliki dua karakter politik yang saling melengkapi. Prabowo sebagai sosok nasionalis. Sedangkan Khofifah yang dikenal secara umum sebagai warga Nahdliyin, Ketua Umum Muslimat NU.

"Apalagi beliau juga pernah menduduki posisi jabatan publik di tingkat pusat sebagai menteri pembantu presiden. Saya pikir juga bisa menjadi daya saing jika dilihat dari segi kapasitas, kompetensi dan kapabilitas untuk modal kepemimpinan nasional," ucap Surokim.

Surokim menjelaskan, potensi Khofifah untuk running di tingkat nasional cukup menjanjikan. Pihaknya memperkirakan jika sosok Khofifah maju menjadi Wapres RI, rata-rata 70 persen suara warga Jatim akan lebih condong kepadanya. Bahkan tak menutup kemungkinan lumbung suara yang berada di luar Jawa dari basis NU juga akan condong kepada Mantan Mensos tersebut.

"Tetap lebih menjanjikan dan lebih kongkret Bu Khofifah, karena lebih dekat dengan pemilih Nahdliyin khususnya Fatayat dan Muslimat. Patron-patron pemilih luar Jawa di luar Pak Jusuf Kalla sepertinya akan lebih mudah ke Bu Khofifah dengan alasan yang saya sebut tadi," jelasnya.

Pengamat politik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Trunojoyo Madura Surokim Abdussalam.(Foto: Dok jatimnow.com)Pengamat politik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Trunojoyo Madura Surokim Abdussalam.(Foto: Dok jatimnow.com)

Baca Juga: Jatim Raih Penghargaan Kategori Pemda Terbaik Penurunan Pengangguran

Di sisi lain, Khofifah masih ingin tetap main aman. Pihaknya memastikan posisi Gubernur Jatim akan lebih mudah diduduki untuk periode lima tahun ke depan.

"Namun semua itu tidak akan mudah. Karena menurut pandangan saya dari kalkulasi politik, Bu Khofifah masih punya peluang lebih besar untuk tetap ikut running di Pilgub Jatim periode 2, ketimbang ikut kontes nasional. Namun untuk Pak Prabowo mendapat wakil Bu Khofifah jelas amat menjanjikan," tandas peneliti senior Surabaya Survey Center (SSC) itu.

Sebelumnya, Sekretaris DPD Gerindra Jatim Kharisma Febriansyah menilai Khofifah sebagai sosok yang paling cocok mendampingi Prabowo di Pilpres 2024.

"Secara pemahaman tentang ilmu pemerintahan, track record beliau menjadi menteri, menjadi gubernur, nilainya bagus. Beliau salah satu gubernur terbaik di Jawa. Pengalamannya beliau juga luar biasa jika menjadi wakil presiden," ucap Kharisma.

Baca Juga: Jatim Raih Penghargaan Kategori Pemda Terbaik Penurunan Pengangguran

Seperti diketahui, sejak koalisi PKB-Gerindra terbentuk dengan nama Koalisi Indonesia Raya (KIR) masih belum memunculkan nama bakal capres dan cawapres. Kedua partai masih nampak memunculkan sosok ketua umumnya masing-masing. Gerindra dengan Prabowo Subianto dan PKB dengan Muhaimin Iskandar.

Namun sinyal kedekatan Gerindra dengan Khofifah beberapa kali memang sudah terlihat dan terjalin. Sejumlah elite Gerindra seperti Sekjen Ahmad Muzani telah menemui Khofifah di Grahadi dalam rangkaian aktivitas safari politiknya pada akhir Februari 2022.

Pertemuan antara Khofifah dan elite Gerindra berlangsung terbuka. Tampak Khofifah juga menjamu kedatangan mereka dengan makan malam di halaman belakang Grahadi. Berbagai pujian pun juga dilontarkan Muzani kepada Khofifah. Tak berhenti di situ, pada Idul Fitri lalu Prabowo Subianto juga bertemu Khofifah di Gedung Negara Grahadi, Surabaya.

Editor : Sofyan Cahyono
Berita Terbaru

Mandi Bareng Teman, Pelajar Sragen Tewas Tenggelam di Bengawan Solo Ngawi

Jasad korban berhasil dievakuasi oleh tim SAR gabungan pada radius sekitar 50 meter dari titik awal ia dilaporkan tenggelam di kawasan Desa Mantingan, Kecamatan Mantingan.

Penyegaran Organisasi, Kasat dan Kapolsek Probolinggo Dimutasi

Kapolres mengajak seluruh jajaran Polres Probolinggo untuk terus menjaga profesionalisme dan menjunjung tinggi nilai-nilai Presisi.

Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Pelaku diketahui merupakan komplotan pembobolan toko lintas kota dan provinsi.

Cuaca Akhir Pekan Jatim: 4 Daerah Diminta Waspada Hujan Lebat

Peta peringatan dini ini merepresentasikan nilai akumulasi curah hujan harian paling tinggi dalam skala satu kabupaten atau kota.

Gol Larin Selamatkan Kanada dari Kekalahan Saat Melawan Bosnia-Herzegovina

Tuan rumah Kanada harus puas bermain imbang 1-1 di laga pembukan grup B Piala Dunia 2026.

Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Waspadai potensi turunnya hujan dengan intensitas ringan di beberapa wilayah.