Kamis, 11 Jun 2026 03:36 WIB

Nelayan di Sumenep Tewas Usai Perahunya Diterjang Ombak

Polisi saat di rumah duka, nelayan yang tergulung ombak di Perairan Sumenep. (Foto: Polres Sumenep/jatimnow.com)
Polisi saat di rumah duka, nelayan yang tergulung ombak di Perairan Sumenep. (Foto: Polres Sumenep/jatimnow.com)

Sumenep - Seorang nelayan tewas setelah perahunya tergulung ombak di Perairan Sumenep, Desa Panaongan, Kecamatan Pasongsongan, Minggu (21/8/2022).

Sebelum tewas, nelayan bernama Misnaye (52) warga Dusun Galaman, Desa Panaongan, sempat menyelamatkan menantunya yang melaut bersama dua orang lainnya. Kejadian berlangsung pukul 10.00 WIB.

Baca Juga: Warning BMKG, Gelombang 4 Meter Ancam Perairan Selatan Jatim 2-5 Juni 2026

Empat nelayan termasuk korban, yakni Khairul Rahman (21), Bahratun (30) dan Taufik Rahman (30), melaut menggunakan perahu Lancar Jaya pada pukul 04.30 WIB.

Kapolres Sumenep AKBP Eko Edo Satya melalui Kasi Humas AKP Widiarti menjelaskan, korban tewas akibat terombang-ambing di laut usai insiden terjadi.

"Satu orang meninggal. Setelah berusaha ditolong sama nelayan lain langsung dibawa ke Puskesmas. Namun, kondisinya sudah meninggal," jelasnya.

Baca Juga: Nenek 76 Tahun di Sumenep Ditemukan Tewas di Dasar Sumur 25 Meter

Perahu Lancar Jaya berangkat dari pelabuhan rakyat Racera di Dusun Somor Kramat, Desa Panaongan, Kecamatan Pasongsongan, untuk mencari ikan. Pukul 06.00 WIB, perahu hendak kembali ke Desa Panaongan. Namun sesaat sebelum mendekati pantai, mereka tergulung ombak dan keempatnya terlempar dari perahu.

"Kemungkinan kapal diterjang ombak dan membentur karang sehingga terbalik. Padahal jarak ke daratan sudah sekitar 500 meter," beber Widiarti.

Baca Juga: Sumenep Geger, Kokain Puluhan Miliar Terdampar di Pantai Kahuripan

Saat kejadian, Misnaye hendak menolong menantunya, Khairul. Sementara dua nelayan lainnya, berusaha meraih perahu yang terbalik usai diterjang ombak.

"Korban sempat berusaha menyelamatkan nelayan lain. Keduanya sekitar setengah jam bertahan di atas air. Kemudian ditolong dua nelayan dari darat, tapi satu orang meninggal. Sementara dua nelayan lain posisinya aman karena memegang badan perahu yang terbalik," katanya.

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.