Selasa, 23 Jun 2026 04:33 WIB

Penyanyi Cilik Banyuwangi Farel Prayoga Goyang Perayaan HUT RI di Istana Negara

  • Penulis :
  • | Rabu, 17 Agu 2022 12:59 WIB
Farel Prayoga saat bernyanyi di Istana Negara. (Foto: tangkapan layar)
Farel Prayoga saat bernyanyi di Istana Negara. (Foto: tangkapan layar)

Banyuwangi - Perayaan peringatan HUT ke- 77 RI, di Istana Negara, Rabu (17/8/2022), berjalan meriah. Para pejabat dan tamu undangan tampak bergoyang saat penyanyi cilik asal Banyuwangi, Farel Prayoga membawakan lagu "Ojo Dibandingke" yang viral di berbagai kanal media sosial.

Presiden Jokowi tampak terkekeh. Ekspresi wajahnya penuh kegembiraan. Tampak juga Ibu Negara, Iriana, bergoyang santai. Bahkan para menteri seperti Menteri Pertahanan Prabowo, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri Tenaga Kerja Ida Fauziah, Menteri BUMN Erick Thohir, para seniman diundang, dan tamu undangan lainnya turun mendampingi dan terlihat asyik bergoyang bersama Farel.

Baca Juga: Aneka Lomba Semarakkan HUT ke-80 Kemerdekaan RI Bersama PSI Surabaya

"Ku berharap engkau mengerti, di hati ini hanya ada Pak Jokowi," Farel bernyanyi, disambut riuh undangan yang hadir.

Farel merupakan siswa kelas VI SDN 2 Kepundungan, Kecamatan Srono. Dia tinggal di Dusun Sumberjo, Desa Kepundungan, Kecamatan Srono.

Sebelum tampil di Istana Negara, pada Senin malam (15/8/2022), Farel tampil di penutupan Banyuwangi Art Week di Gelanggang Seni Budaya (Gesibu) Banyuwangi. Farel menghibur di ajang untuk membangkitkan sektor UMKM dan ekonomi kreatif Banyuwangi tersebut.

“Senin malam tampil di Banyuwangi, Rabu pagi di Istana Negara. Warga Banyuwangi bangga. Terima kasih kepada pemerintah pusat yang telah mengundang Farel ke Istana Negara,” ujar Ipuk saat dihubungi.

Baca Juga: HUT ke-80 RI, TPS Tumbuhkan Kebanggaan dan Semangat Positif

“Ini menunjukkan kekuatan seni-budaya daerah. Talenta seni Banyuwangi tidak pernah ada habisnya. Sebelumnya ratusan anak muda Banyuwangi juga diundang tampil dalam upacara detik-detik Proklamasi di Istana pada 2017,” imbuh Ipuk.

Ipuk bangga melihat Farel yang tetap tenang dan tidak grogi tampil di depan Presiden Jokowi dan tamu kehormatan.

“Saya lihat semua enjoy. Menteri-menteri pun ikut berdendang. Terima kasih semuanya telah mengapresiasi talenta seni Banyuwangi,” ujarnya.

Baca Juga: Ratusan Ojol Surabaya Ikuti Upacara HUT Ke-80 RI Bersama PSI, Semangat Kebangsaan Berkobar!

Ipuk mengatakan, penampilan Farel menunjukkan bahwa dengan kekuatan digital, semua seniman dari berbagai pelosok daerah bisa berkarya. Farel sendiri viral di media sosial atau kanal YouTube.

"Saat ini, tidak harus ke Jakarta untuk bisa jadi musisi terkenal. Peluang untuk berkarya sekarang semakin mudah. Tidak seribet dulu. Industri musik semakin mudah dimasuki. Kalian punya karya lagu, bisa masuk ke Youtube, bisa dimasukkan ke Spotify. Dari sana jika lagunya digemari, ada pendapatan yang masuk,” ujar Ipuk.

“Seperti Farel yang juga sempat viral di Youtube karena penampilannya membawakan lagu Ojo Dibandingke. Semoga tambah sukses untuk Farel,” pungkas Ipuk.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.