Minggu, 14 Jun 2026 03:29 WIB

Rayakan HUT ke-77 RI, PKL di Jombang Gelar Teatrikal dan Upacara Bendera

Upacara bendera yang diikuti para PKL Jombang di depan Stadion Merdeka Jombang.(Foto: Elok Aprianto)
Upacara bendera yang diikuti para PKL Jombang di depan Stadion Merdeka Jombang.(Foto: Elok Aprianto)

Jombang - Puluhan Pedagang Kaki Lima (PKL) di Jombang turut merayakan HUT ke-77 RI. Mereka menggelar upacara bendera di depan Stadion Merdeka, Jombang, Rabu (17/8) pukul 08.00 WIB.

Sebelum upacara bendera dimulai, para PKL juga menyajikan hiburan teatrikal yang menggambarkan perjuangan pahlawan dalam merebut kemerdekaan. Tak hanya itu, PKL juga membacakan teks proklamasi kemerdekaan di sela-sela upacara.

Baca Juga: Belasan Pelajar di Tulungagung Tumbang Saat Mengikuti Upacara

Teatrikal PKL di Jombang.(Foto: Elok Aprianto)Teatrikal PKL di Jombang.(Foto: Elok Aprianto)

Koordinator Serikat PKL Jombang Joko Fattah Rokhim menjelaskan, upacara bendera merupakan bentuk penghayatan nilai-nilai perjuangan dalam meraih kemerdekaan. Khususnya kemerdekaan para PKL dalam memperjuangkan kesejahteraan.

"Para pedagang melakukan ini, bukan hanya pemerintah saja yang melakukan ini. Tapi kami para pedagang juga peduli dengan kemerdekaan. Biarpun kami itu kemerdekaannya masih setengah-setengah," ungkap Fattah kepada sejumlah jurnalis di lokasi upacara.

Menurut Fattah, kemerdekaan yang masih setengah-setengah dikarenakan minimnya perhatian pemerintah pada nasib para PKL.

Baca Juga: Besut Mudik ke Jombang, Mencari Roh Dialektika di Tanah Para Pemikir

"PKL ini kurang perhatian. Padahal kami sama-sama warga negara Indonesia. Makanya kami berharap agar PKL lebih merdeka lagi," ucapnya.

Sedikitnya ada 25 pedagang yang mengikuti upacara bendera. Mereka biasanya berdagang di beberapa wilayah di Kabupaten Jombang. Seperti PKL Jombang Kuliner ada 5 orang, PKL Puja Sera Stadion ada 2 orang, PKL Kebon Rojo 5 orang, PKL Bambu Runcing Mojoagung 5 orang, dan beberapa perwakilan PKL dari beberapa tempat lainnya.

"Ada pedagang keliling, pedagang asongan, pedagang yang biasanya di perempatan lampu merah, terus pedagang di Mojowarno, Mojoagung, Tembelang," katanya.

Baca Juga: Potret Travesti Ludruk, Simbol Perlawanan yang Hadir di Pameran Foto Jombang

Fattah menambahkan, hari kemerdekaan juga momentum untuk mendeklarasikan terbentuknya serikat PKL di Jombang.

"Kami bersatu sekarang menjadi serikat PKL. Ini merupakan wujud wadah dari PKL-PKL yang ada di Kabupaten Jombang," pungkasnya.

 

Editor : Sofyan Cahyono
Berita Terbaru

Mandi Bareng Teman, Pelajar Sragen Tewas Tenggelam di Bengawan Solo Ngawi

Jasad korban berhasil dievakuasi oleh tim SAR gabungan pada radius sekitar 50 meter dari titik awal ia dilaporkan tenggelam di kawasan Desa Mantingan, Kecamatan Mantingan.

Penyegaran Organisasi, Kasat dan Kapolsek Probolinggo Dimutasi

Kapolres mengajak seluruh jajaran Polres Probolinggo untuk terus menjaga profesionalisme dan menjunjung tinggi nilai-nilai Presisi.

Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Pelaku diketahui merupakan komplotan pembobolan toko lintas kota dan provinsi.

Cuaca Akhir Pekan Jatim: 4 Daerah Diminta Waspada Hujan Lebat

Peta peringatan dini ini merepresentasikan nilai akumulasi curah hujan harian paling tinggi dalam skala satu kabupaten atau kota.

Gol Larin Selamatkan Kanada dari Kekalahan Saat Melawan Bosnia-Herzegovina

Tuan rumah Kanada harus puas bermain imbang 1-1 di laga pembukan grup B Piala Dunia 2026.

Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Waspadai potensi turunnya hujan dengan intensitas ringan di beberapa wilayah.