Jumat, 24 Jul 2026 07:23 WIB

Muncul Fenomena Embun Es di Kawasan Gunung Bromo

Fenomena embun es (frost) terjadi di kawasan Gunung Bromo. (Foto: Instagram @bbtnbromotenggersemeru/jatimnow.com)
Fenomena embun es (frost) terjadi di kawasan Gunung Bromo. (Foto: Instagram @bbtnbromotenggersemeru/jatimnow.com)

Malang - Fenomena embun es atau yang lebih dikenal oleh warga sekitar dengan embun upas terjadi di kawasan Taman Nasional Bromo-Tengger Semeru (TNBTS).

Kepala Sub Bagian Data, Evaluasi, Pelaporan, dan Kehumasan Balai Besar TNBTS Sarif Hidayat mengatakan, saat ini fenomena embun es memang sedang terjadi di Bromo.

Baca Juga: Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

"Sejak kemarin terjadi fenomena embun es atau frost, jadi di daun dan pasir permukaannya terdapat es berwarna putih. Kelihatannya seperti embun es yang ada di freezer," ujarnya, Selasa (26/7/2022).

Sarif mengatakan bahwa fenomena embun es dapat dilihat di sekitar lautan pasir hingga Gunung Bromo. Fenomena ini memang biasa muncul di wilayah-wilayah yang memiliki ketinggian 500 mdpl (Meter di atas permukaan laut) ke atas.

"Embun es akan terlihat setiap pagi hari sebelum matahari terbit sempurna. Berdasarkan komunikasi teman-teman di sana suhu udara sekitar dua hingga enam derajat celcius. Fenomena ini akan terjadi sepanjang Juli sampai Agustus 2022," jelasnya.

Baca Juga: BMKG Pastikan Cuaca Jatim Aman, Semua Indikator Bahaya Nihil

Sementara itu Kepala BMKG Stasiun Klimatologi Karangploso Kabupaten Malang, Anung Suprayitno mengatakan, pada saat musim kemarau tidak ada awan tutupan dibarengi dengan angin monsun yang datang dari Benua Australia.

"Suhu dingin ini memang normalnya terjadi pada puncak musim kemarau di bulan Juli sampai Agustus. Terutama puncak suhu dingin terjadi di Bulan Agustus 2022 nanti," kata Anung.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

Diprediksi puncak musim dingin terjadi pada Agustus 2022, nanti. Menjelang puncak musim dingin tersebut, akan muncul fenomena embun es di dataran tinggi.

"Sementara suhu terdingin diprediksi bulan Agustus nanti. Kemudian di bulan September seiring pergerakan matahari sudah ke ekuator menuju selatan, trend suhu sudah mulai meningkat," tutupnya.

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.

Panitia Muktamar NU Mulai Susun Cetak Biru Persiapan di Tambakberas Jombang

Panitia Muktamar Ke-35 NU mulai menyusun blueprint persiapan dari akomodasi, lokasi sidang hingga pengamanan di Tambakberas, Jombang.