Selasa, 23 Jun 2026 00:06 WIB

Kukuhkan Tim OPOP, Mas Ipin Dorong Kemandirian Ekonomi Pondok Pesantren

Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin saat meresmikan tim OPOP. (Foto: Humas Pemkab Trenggalek/jatimnow.com)
Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin saat meresmikan tim OPOP. (Foto: Humas Pemkab Trenggalek/jatimnow.com)

Trenggalek - Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin mengukuhkan Tim Penguatan dan Tim Pengembangan One Pesantren One Product (OPOP). Pengukuhan yang berlangsung di Pendopo Manggala Praja Nugraha, diharapkan dapat mendorong kemandirian ekonomi pesantren.

Menurut Mas Ipin, sapaan Bupati Trenggalek, ekonomi di lingkup pesantren sangat potensial. Pangsa pasar dan jumlah permintaan sudah tersedia sehingga tidak perlu mencari lagi.

Baca Juga: Bank Jatim Salurkan CSR ke Trenggalek Berupa Floor Projector Highlight

"Penjual dan pembelinya sudah ada, tentu akan lebih mudah, belum banyak daerah yang mengukuhkan Tim OPOP," ujarnya, Selasa (19/7/2022).

Mas Ipin berpendapat, basis produksi yang berada di dalam pesantren akan sangat efisien, mengingat salah satu prinsip dalam produksi adalah efesiansi. Pesantren, lanjutnya, punya modal tawadhu santri kepada Kiainya.

Baca Juga: JLS di Tulungagung Telah Rampung Pembangunannya, Tiga Kabupaten Sudah Terhubung

"Harapannya selaras dengan misi kita, karena kita juga ada misi pengentasan kemiskinan dan juga peningkatan ekonomi pesantren," lanjutnya.

Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin saat mengukuhkan OPOP.Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin saat mengukuhkan OPOP.

Baca Juga: Penutupan Jalan Utama Tulungagung - Trenggalek Tertunda, Ini Alasannya

Dengan OPOP, diharapkan semakin banyak produk-produk lokal yang berasal dari pondok pesantren. Nantinya produk tersebut akan dimasukkan dalam katalog produk lokal. Halnya dengan proses pengadaan barang dan jasa bisa memakai produk-produk lokal sesuai yang diharapkan oleh Presiden Jokowi, di mana minimal 40�lanja APBD untuk produk lokal.

"Ini masih terbentuk dan kita belum membahas produk dan program kerja. Harapan saya nanti karena ada sekitar 100-an pesantren, paling tidak kita punya road map. Pondok pesantren yang punya kecenderungan dengan masalah ekonomi nanti kita coba data. Kita bikin road map sampai berapa tahun semua harus bisa tersentuh," jelas Mas Ipin.

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.