Selasa, 09 Jun 2026 03:27 WIB

Polemik Pembekuan BEM Unisla, Ini Penjelasan Rektor

Rektor Unisla, Bambang Eko Muljono didampingi Ketua Yayasan Ir. Wardoyo saat mengklarifikasi pembekuan BEM universitas. (Foto: Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)
Rektor Unisla, Bambang Eko Muljono didampingi Ketua Yayasan Ir. Wardoyo saat mengklarifikasi pembekuan BEM universitas. (Foto: Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)

Lamongan - Civitas Universitas Islam Lamongan (Unisla) mengklarifikasi polemik pembekuan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) yang memicu serangkaian aksi demo.

Sebelumnya, beredar video unjuk rasa elemen BEM Unisla yang mendapat balasan dari oknum dosen. Dosen yang mengendarai mobil Avanza hitam saat itu menabrak alat peraga demo berupa karangan bunga dan bangku yang digunakan mahasiswa dalam aksinya.

Baca Juga: Venue Kejurprov X Biliar Jatim di Lamongan Dipindah, Ini Alasannya

Rektor Unisla, Dr. Bambang Eko Muljono menyampaikan masalah bermula saat ajakan audiensi yang digelar BEM tidak dihadiri olehnya dan diwakilkan oleh Warek II dan III.

"Pada waktu itu saya memang sedang berada di Malaysia untuk menjalani sejumlah kerja sama, padahal sudah diwakilkan namun pihak BEM nekat mengedarkan hasil kajian mereka ke ruang publik hingga membentuk opini," ungkapnya kepada wartawan, Sabtu (16/7/2022).

Kajian Good University Governance (GUG) Universitas Islam Lamongan itu disebar melalui hard copy maupun soft copy lewat medsos. Penyebarluasan kajian tersebut juga dibumbui dengan meme-meme dengan nada merendahkan pihak rektorat.

"Mereka juga memberikan info bahwa universitas telah mengebiri demokrasi serta kebebasan berpendapat dan menyampaikan pendapat, kebebasan akademik dan bertindak otoriter dan hal lain yang isinya memberikan informasi kepada publik bahwa Unisla telah gagal dalam mengimplementasikan tata kelola instansi yang baik dan membangun kualitas mutu dari mahasiswanya," terangnya.

Baca Juga: Diminati Karena Kualitas, Selada Hidroponik Lapas Lamongan Suplai Dapur MBG

Sempat ada pertemuan pada Selasa (28/6/2022) antara Rektor dan Ketua BEM, namun tak membawakan hasil. Pihak BEM tetap teguh pada pendirian mereka, meski sudah dipaparkan upaya serta jawaban sesuai data dan fakta.

"Atas tuduhan dan 3 pertimbangan, Rektor mengeluarkan SK Nomor 027/Kep./Unisla/2022 tanggal 28 Juni 2022 tentang Pembekuan Pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Islam Lamongan Periode 2021-2022," jelasnya.

Polemik ini juga sudah diklarifikasi pihak Unisla ke Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah VII atas gejolak BEM tersebut.

Baca Juga: Pastikan Kesehatan Hewan Kurban, Disnakeswan Lamongan Sidak Lapak di Pinggir Jalan

"Gerakan tersebut kini murni liar dan dinyatakan oleh Yayasan, Jajaran Dekanat dan BEM serta DPM Fakultas dan BEM serta DPM Universitas tidak disertai data dan fakta tetapi hanya merupakan asumsi-asumsi dari sumber yang tidak bertanggung jawab," papar Bambang.

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.