Minggu, 07 Jun 2026 17:03 WIB

Daging Kambing Empuk dan Bebas Prengus, Begini Cara Mengolahnya

Ilustrasi satai kambing (Foto: Republika/Rakhmawaty La'lang)
Ilustrasi satai kambing (Foto: Republika/Rakhmawaty La'lang)

jatimnow.com - Ingin mengolah daging kambing saat Idul Adha? Executive sous chef dari The Sultan Hotel & Residence Jakarta, Eric Kusnadi, menyebut, ada sejumlah cara yang bisa dilakukan agar satai kambing tidak bau prengus dan bisa empuk.

Agar daging kambing tidak bau prengus, Eric menyarankan untuk tidak membasuh daging dengan air. Setidaknya, jangan mencucinya secara berlebihan.

Baca Juga: Kurban Teman Baik Tembus Pelosok Jawa hingga Pengungsian Palestina

"Kalau kotor kena pasir pas pemotongan, cukup diseka saja, jangan pakai air," kata Eric dalam acara upacara pembukaan promo kuliner Betawi "A Week in Batavia" di The Sultan Hotel & Residence Jakarta, dikutip Sabtu (9/7/2022).

Eric menjelaskan daging kambing bisa menjadi prengus jika terkena air. Selama ini, dia menerapkan metode pengolahan seperti itu dan berhasil dengan baik.

Bagaimana dengan daging yang alot? Eric mengatakan ada beberapa cara yang bisa dilakukan menghindari tekstur alot, misalnya menggunkan nanas parut, baking soda, atau jika ingin lebih sehat bisa memakai yoghurt.

"Itu bisa mengempukkan daging kambing," ujar Eric.

Menurut Eric, pemberian bahan-bahan tersebut mengubah sedikit cita rasa daging. Namun, hal itu tidak mempengaruhi rasa daging secara keseluruhan.

Untuk soda kue, Eric menyarankan untuk memberikan sedikit saja, karena dapat memberikan rasa pahit. Eric mencontohkan bahwa dirinya biasa menggunakan soda kue dengan telur untuk memasak satai. Campuran setengah sendok makan soda kue dan satu telur untuk sekitar dua kilogram daging kambing.

Baca Juga: Volume Kereta Api Jarak Jauh Alami Lonjakan Signifikan Selama Libur Idul Adha

"Telur satu bisa buat dua kilogram daging, dimarinasi saja. Jangan terlalu banyak agar tak hancur dagingnya," ujar Eric.

Eric menjelaskan telur akan mengikat daging dan membuat daging empuk. Untuk nanas, dia menyarankan untuk sedikit melembutkannya terlebih dahulu.

"Kalau pakai nanas, ya nanasnya di-blender. Nggak boleh lama. Kalau konsistensi nanas terlalu banyak bisa ancur juga dagingnya,” kata dia.

Eric menyarankan menggunakan nanas sebanyak dua ruas ibu jari untuk satu kilogram daging kambing. Nanas akan memberikan sedikit rasa manis pada daging.

Baca Juga: Libur Idul Adha, Polisi Perketat Pengamanan di Sejumlah Kawasan Wisata Probolinggo

"Nanti campur air sedikit dan diaduk dengan dagingnya," ujar Eric.

Baca Artikel Asli:

Disclaimer: Berita ini merupakan kerja sama jatimnow.com dengan Republika.co.id. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab Republika.co.id

Editor : REPUBLIKA.co.id
Berita Terbaru

Melihat Jejak Soekarno di Surabaya Melalui Pameran "Aku Arek Suroboyo"

Tema "Aku Arek Suroboyo" dipilih untuk menegaskan identitas Bung Karno sebagai putra daerah yang tumbuh dan ditempa di Surabaya sebelum menjadi tokoh besar Indonesia.

1.232 Atlet Taekwondo Bertarung di Ksatria Nusantara PBTI Series Kediri

Para atlet diharapkan dapat menjadi bibit-bibit terbaik Indonesia yang akan mewakili bangsa pada berbagai ajang internasional.

Menkop Bantah Isu Jual Beli Titik Koperasi Merah Putih, Sempat Viral di Kediri

Menkop Ferry menargetkan seluruh bangunan Koperasi Merah Putih, gerai usaha, serta fasilitas pendukung koperasi desa dapat selesai pada Agustus mendatang.

Turnamen Gerindra Cup U17 di Kediri Dimulai, Wadah Pembinaan Pesepakbola Muda

“Saya berharap dari stadion (Brawijaya) ini akan lahir pemain-pemain handal yang nantinya bisa memperkuat Indonesia," kata Anwar Sadad.

Menkop Dukung Kemitraan Petani-Koperasi di Kediri, Kejar Swasembada Gula 2028

Kolaborasi ini merupakan bentuk sinergi nyata antara koperasi, petani, dan pelaku industri.

Akhir Pekan Cuaca di Surabaya Cerah, tapi Waspada Panas yang Menyengat

Tidak terlihat adanya potensi hujan yang signifikan sepanjang hari. Cuaca mendukung berbagai aktivitas masyarakat, khususnya aktivitas di luar ruangan.