Kamis, 23 Jul 2026 11:01 WIB

Daging Kambing Empuk dan Bebas Prengus, Begini Cara Mengolahnya

Ilustrasi satai kambing (Foto: Republika/Rakhmawaty La'lang)
Ilustrasi satai kambing (Foto: Republika/Rakhmawaty La'lang)

jatimnow.com - Ingin mengolah daging kambing saat Idul Adha? Executive sous chef dari The Sultan Hotel & Residence Jakarta, Eric Kusnadi, menyebut, ada sejumlah cara yang bisa dilakukan agar satai kambing tidak bau prengus dan bisa empuk.

Agar daging kambing tidak bau prengus, Eric menyarankan untuk tidak membasuh daging dengan air. Setidaknya, jangan mencucinya secara berlebihan.

Baca Juga: UMKM Kuliner Jatim di IIFEX 2026, Bertahan dan Tumbuh di Tengah Perubahan Zaman

"Kalau kotor kena pasir pas pemotongan, cukup diseka saja, jangan pakai air," kata Eric dalam acara upacara pembukaan promo kuliner Betawi "A Week in Batavia" di The Sultan Hotel & Residence Jakarta, dikutip Sabtu (9/7/2022).

Eric menjelaskan daging kambing bisa menjadi prengus jika terkena air. Selama ini, dia menerapkan metode pengolahan seperti itu dan berhasil dengan baik.

Bagaimana dengan daging yang alot? Eric mengatakan ada beberapa cara yang bisa dilakukan menghindari tekstur alot, misalnya menggunkan nanas parut, baking soda, atau jika ingin lebih sehat bisa memakai yoghurt.

"Itu bisa mengempukkan daging kambing," ujar Eric.

Menurut Eric, pemberian bahan-bahan tersebut mengubah sedikit cita rasa daging. Namun, hal itu tidak mempengaruhi rasa daging secara keseluruhan.

Untuk soda kue, Eric menyarankan untuk memberikan sedikit saja, karena dapat memberikan rasa pahit. Eric mencontohkan bahwa dirinya biasa menggunakan soda kue dengan telur untuk memasak satai. Campuran setengah sendok makan soda kue dan satu telur untuk sekitar dua kilogram daging kambing.

Baca Juga: EastFood Indonesia Expo 2026 Dibuka, 180 Peserta Ramaikan Surabaya

"Telur satu bisa buat dua kilogram daging, dimarinasi saja. Jangan terlalu banyak agar tak hancur dagingnya," ujar Eric.

Eric menjelaskan telur akan mengikat daging dan membuat daging empuk. Untuk nanas, dia menyarankan untuk sedikit melembutkannya terlebih dahulu.

"Kalau pakai nanas, ya nanasnya di-blender. Nggak boleh lama. Kalau konsistensi nanas terlalu banyak bisa ancur juga dagingnya,” kata dia.

Eric menyarankan menggunakan nanas sebanyak dua ruas ibu jari untuk satu kilogram daging kambing. Nanas akan memberikan sedikit rasa manis pada daging.

Baca Juga: Kurban Teman Baik Tembus Pelosok Jawa hingga Pengungsian Palestina

"Nanti campur air sedikit dan diaduk dengan dagingnya," ujar Eric.

Baca Artikel Asli:

Disclaimer: Berita ini merupakan kerja sama jatimnow.com dengan Republika.co.id. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab Republika.co.id

Editor : REPUBLIKA.co.id
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.