Minggu, 14 Jun 2026 09:29 WIB

Ribuan Sapi di Ponorogo Terkena PMK, Harga Kambing Melonjak Jelang Idul Adha

  • Penulis : Mita Kusuma
  • | Selasa, 05 Jul 2022 15:26 WIB
Pedagang hewan kurban di Jalan Raya Jetis-Bungkal.(Foto: Mita Kusuma)
Pedagang hewan kurban di Jalan Raya Jetis-Bungkal.(Foto: Mita Kusuma)

Ponorogo - Sedikitnya 9.484 sapi di Kabupaten Ponorogo terserang Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). Di satu sisi, Hari Raya Idul Adha semakin dekat. Sehingga masyarakat pun banyak yang beralih membeli kambing untuk hewan kurban. Dampaknya, harga kambing melonjak tinggi.

Seperti terjadi di pasar dadakan di tepi Jalan Raya Jetis-Bungkal. Di sana, puluhan pedagang hewan kurban dari berbagai daerah di Bumi Reog menggelar dagangannya. Khususnya kambing.

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

"Harganya memang naik Rp200 ribu sampai Rp300 ribu. Karena sapi di Ponorogo banyak yang kena PMK. Kambing jadi mahal, " ujar salah satu penjual hewan kurban, Bambang, Selasa (5/7/2022).

Baca Juga: Kurban Teman Baik Tembus Pelosok Jawa hingga Pengungsian Palestina

Meski harga jual kambing tinggi, Bambang mengaku tidak berani menyetok dalam jumlah banyak. Pasalnya, biaya perawatan juga jauh lebih mahal agar hewan ternak tidak terinfeksi PMK. Jika terinfeksi, tentu kambing yang dijual tidak bakal laku.

Sementara salah satu pembeli, Edy Joko masih kebingungan mencari kambing yang sesuai budget. Sebab harga kambing naik tidak sesuai prediksi. Saat ini, harga kambing mencapai Rp4 juta per ekor. Itupun untuk kambing di level paling bawah. Padahal biasanya kambing dengan kualitas super hanya Rp3,5 juta.

Baca Juga: Volume Kereta Api Jarak Jauh Alami Lonjakan Signifikan Selama Libur Idul Adha

"Saya kan panitia kurban. Ini mencari buat mereka yang titip. Biasanya sapi. Karena sapi banyak yang terkena PMK, kami coba beralih ke kambing. Kok ya mahal," pungkasnya.

Editor : Sofyan Cahyono
Berita Terbaru

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.

Curi Uang Kotak Amal Masjid, Pria di Blitar Diarak Warga

Pihak takmir masjid dan warga jemput pelaku di rumah, kini pelaku sudah diserahkan ke pihak berwajib.