Kamis, 25 Jun 2026 10:17 WIB

ITS Kembangkan Teknologi Geospasial untuk Tata Guna Lahan

Peralatan drone yang digunakan untuk pemetaan.
Peralatan drone yang digunakan untuk pemetaan.

jatimnow.com - Dalam upaya menjaga kelestarian lingkungan, Indonesia dihadapkan pada beberapa tantangan seperti tantangan bentuk sosial, politik, dan ekonomi.

Keterlibatan sumber daya alam diproduksi untuk memenuhi kebutuhan dan kesejahteraan, serta eksploitasi sumber daya alam menjadi hal utama di era otonomi daerah.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

Departemen Teknik Geomatika ITS akan menggelar GeoIcon (Geomatics International Conference) yang bertema Geospatial Technology for Mapping The Future: Human Civilization Development

Acara tahunan yang diikuti oleh 10 negara ini, menghadirkan pembicara utama yakni, Prof. Hasanuddin Z. Abidin Kepala Badan Informasi Geospasial Indonesia (BIG), Profesor ITB Indonesia di bidang Geodesi, Dan Nobuhiro Kishimoto Presiden & CEO Magellan System Japan Inc.

Hasanuddin menyampaikan bahwa kita membutuhkan teknologi yang dapat digunakan untuk menghadapi beberapa tantangan.

"Teknologi spasial merupakan alternatif yang dapat digunakan untuk keperluan pemetaan, inventarisasi, dan pemantauan eksplorasi sumber daya alam," terang Hasanuddin saat sambutannya di Hotel Swiss Bellin, Kamis (12/7/2018).

Baca Juga: BEM ITS Gelar Mimbar Bebas, Soroti Sejumlah Kebijakan Pemerintah

Sementara itu Rektor ITS Prof Joni Hermana mengatakan bahwa yang menjadi poin disini adalah untuk mengembangkan suatu teknologi.

Pada prinsipnya mengembangkan teknologi Geospasial berfungsi untuk memetakan kondisi masyarakat agar tidak hanya aspek geografis saja tetapi kontennya dengan menggunakan teknologi yang lebih canggih.

"Teknologi mapping atau pemetaan ini bukan lagi masalah yang sederhana seperti biasanya tetapi sudah menggunakan teknologi yang canggih sehingga info apapun yang ada di dalam suatu kawasan dapat dipetakan," terang Joni.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Akhir Pekan Ini: Cerah

Ia mengatakan, isu yang paling utama terkait masalah hak milik tanah. Dengan teknologi ini nantinya bisa melakukan investigasi yang lebih real terhadap permasalahan tersebut.

"Sehingga masalah tentang pertanyaan, perubahan tata guna lahan tidak lagi menjadi sulit. Jadi permasalahan kepulauan Indonesia bisa teratasi tanpa kita perlu kesana," pungkasnya.

Reporter: Arry Saputra
Editor: Erwin Yohanes

Editor : Erwin Yohanes
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.