Rabu, 22 Jul 2026 13:47 WIB

Tukang Becak di Sampang Wujudkan Mimpi Naik Haji Setelah Puluhan Tahun Menabung

Holili (60), warga Kelurahan Banyuanyar, Sampang saat hendak berangkat haji.(Foto: Fathor Rahman)
Holili (60), warga Kelurahan Banyuanyar, Sampang saat hendak berangkat haji.(Foto: Fathor Rahman)

Sampang - Holili Addra'ie (60), warga Jalan Permata, Kelurahan Banyuanyar, Sampang, akhirnya bisa mewujudkan mimpi naik haji. Dia berhasil membayar ongkos naik haji (ONH) setelah menabung bertahun-tahun. Namun meski bahagia bisa menunaikan haji, namun ia gagal berangkat bersama istrinya. Sebab sebelum pengumuman persiapan keberangkatan, istrinya meninggal dunia pada 2020 lalu akibat sakit yang dideritanya.

"Saya bersemangat karena sudah bermimpi bisa naik haji bersama istri. Namun dia meninggal dua tahun lalu. Tapi saya senang bisa berangkat bisa mewujudkan mimpi kami saat istri masih hidup, " katanya.

Baca Juga: Armuji Ditunjuk Jadi Wali Kota Surabaya Sementara

Holili menyampaikan, perjuangannya untuk naik haji tidak mudah. Istrinya sengaja ikut arisan untuk mendapatkan uang. Selain itu, juga ditambah dengan hasil tabungan emas. Jadi bisa dipakai untuk mendaftar naik haji pada 2011.

Tabungannya diperoleh dari perjuangan mengayuh becak selama bertahun-tahun. Setiap hari bisa menyisihkan Rp30 ribu hingga Rp50 ribu. Hingga akhirnya berhasil mewujudkan mimpi.

Baca Juga: Menabung 14 Tahun, Komentator Sepak Bola Tarkam Asal Jember Berangkat Haji

"Selain memang sudah takdir, saya bisa naik haji karena perjuangan istri. Sayangnya, dia tidak bisa ikut, " ucapnya.

Untuk mewujudkan mimpinya, Holili tidak hanya fokus mengayuh becak setiap hari. Tapi juga menjadi kuli angkut di pelabuhan yang tidak jauh dari rumahnya. Jadi hasilnya menambah nominal tabungan setiap hari.

Baca Juga: Mas Dhito Beri Kursi Roda untuk Mbah Marsiyah, Jamaah Haji Tertua Usia 104 Tahun

"Saya sempat meminta anak-anak saya yang menggantikan kuota ibunya ke Tanah Suci. Namun tidak ada yang mau. Mereka menginginkan jatah ibunya dipindah ke CJH lain," katanya.

Holili tergabung dalam kloter 20 Embarkasi Surabaya asal Kabupaten Sampang. Dia pun mengaku tidak sabar untuk berada di Tanah Suci.

Editor : Sofyan Cahyono
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.