Sabtu, 06 Jun 2026 20:28 WIB

Tukang Becak di Sampang Wujudkan Mimpi Naik Haji Setelah Puluhan Tahun Menabung

Holili (60), warga Kelurahan Banyuanyar, Sampang saat hendak berangkat haji.(Foto: Fathor Rahman)
Holili (60), warga Kelurahan Banyuanyar, Sampang saat hendak berangkat haji.(Foto: Fathor Rahman)

Sampang - Holili Addra'ie (60), warga Jalan Permata, Kelurahan Banyuanyar, Sampang, akhirnya bisa mewujudkan mimpi naik haji. Dia berhasil membayar ongkos naik haji (ONH) setelah menabung bertahun-tahun. Namun meski bahagia bisa menunaikan haji, namun ia gagal berangkat bersama istrinya. Sebab sebelum pengumuman persiapan keberangkatan, istrinya meninggal dunia pada 2020 lalu akibat sakit yang dideritanya.

"Saya bersemangat karena sudah bermimpi bisa naik haji bersama istri. Namun dia meninggal dua tahun lalu. Tapi saya senang bisa berangkat bisa mewujudkan mimpi kami saat istri masih hidup, " katanya.

Baca Juga: Armuji Ditunjuk Jadi Wali Kota Surabaya Sementara

Holili menyampaikan, perjuangannya untuk naik haji tidak mudah. Istrinya sengaja ikut arisan untuk mendapatkan uang. Selain itu, juga ditambah dengan hasil tabungan emas. Jadi bisa dipakai untuk mendaftar naik haji pada 2011.

Tabungannya diperoleh dari perjuangan mengayuh becak selama bertahun-tahun. Setiap hari bisa menyisihkan Rp30 ribu hingga Rp50 ribu. Hingga akhirnya berhasil mewujudkan mimpi.

Baca Juga: Menabung 14 Tahun, Komentator Sepak Bola Tarkam Asal Jember Berangkat Haji

"Selain memang sudah takdir, saya bisa naik haji karena perjuangan istri. Sayangnya, dia tidak bisa ikut, " ucapnya.

Untuk mewujudkan mimpinya, Holili tidak hanya fokus mengayuh becak setiap hari. Tapi juga menjadi kuli angkut di pelabuhan yang tidak jauh dari rumahnya. Jadi hasilnya menambah nominal tabungan setiap hari.

Baca Juga: Mas Dhito Beri Kursi Roda untuk Mbah Marsiyah, Jamaah Haji Tertua Usia 104 Tahun

"Saya sempat meminta anak-anak saya yang menggantikan kuota ibunya ke Tanah Suci. Namun tidak ada yang mau. Mereka menginginkan jatah ibunya dipindah ke CJH lain," katanya.

Holili tergabung dalam kloter 20 Embarkasi Surabaya asal Kabupaten Sampang. Dia pun mengaku tidak sabar untuk berada di Tanah Suci.

Editor : Sofyan Cahyono
Berita Terbaru

Kakak Beradik Terseret Ombak di Pantai Payangan Jember, Satu Ditemukan Tewas

Kedua korban dilaporkan hilang terseret ombak saat berwisata bersama keluarga.

Puncak Arus Balik Idul Adha 2026, Daop 8 Surabaya Layani 284 Ribu Penumpang

Puncak arus balik libur panjang Idul Adha 2026 bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila. KAI Daop 8 Surabaya catat lonjakan tembus 284 ribu penumpang. Simak data lengkapnya di sini.

Jambret iPhone Turis Jerman di Kota Lama Surabaya Ditembak Polisi

Polisi menangkap pelaku jambret iPhone milik wisatawan asal Jerman di Kota Lama Surabaya. Pelaku dilumpuhkan karena melawan saat ditangkap.

Kapolres dan Dandim 0820 Probolinggo Terima Gelar Warga Kehormatan Suku Tengger

Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat pada Malam Resepsi Yadnya Kasada di Pendopo Agung Desa Ngadisari.

Tabrak Pohon, Truk Pengangkut Ikan Asal Lamongan Terguling di JLS Tulungagung

Truk dalam perjalanan menuju Prigi Trenggalek, pengemudi dan penumpang alami luka serius.

Peringatan Hari Raya Waisak di Tulungagung, Ajak Umat Bersumbangsih Untuk Negeri

Puluhan umat Buddha mengikuti prosesi detik-detik peringatan Hari Raya Tri Suci Waisak di Vihara Buddha Loka Tulungagung.