Selasa, 28 Jul 2026 01:51 WIB

Belasan Warga Tulungagung Terjangkit Chikungunya

Petugas melakukan fogging nyamuk Aedes Aegypti. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)
Petugas melakukan fogging nyamuk Aedes Aegypti. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)

Tulungagung - Belasan warga di Desa Tapan, Kecamatan Kedungwaru, Kabupaten Tulungagung terserang penyakit Chikungunya. Temuan kasus tersebut merupakan yang pertama kali terjadi tahun ini.

Para pasien saat ini sudah mendapatkan pengobatan. Pihak Dinas Kesehatan setempat telah melakukan upaya fogging, untuk mencegah penyebaran penyakit Chikungunya ini.

Baca Juga: Dugaan Korupsi Kanjengan, Mantan Bupati Tulungagug Maryoto Diperiksa Kejaksaan

Kabid P2P Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung Didik Eka mengatakan, total terdapat 13 warga di desa tersebut yang terserang penyakit ini. Mereka berasal dari 2 RT yang berbeda.

Meskipun tidak mematikan, tapi penyakit ini membuat pasien mengalami lumpuh sementara. Pasien mengalami rasa nyeri dan sakit di persendian.

"Selama ini belum ada kasus meninggal karena penyakit Chikungunya, penyakit ini menyebabkan sakit pada persendian," ujarnya, Jumat (10/6/2022).

Baca Juga: Sensus Ekonomi di Tulungagung Sudah Capai 45 Persen, Bulan Depan Rampung

Didik menjelaskan, penyebaran penyakit ini sama seperti Demam Berdarah (DB). Penyebabnya juga karena gigitan nyamuk Aedes Aegypti. Temuan kasus Chikungunya di satu lokasi dipicu oleh adanya orang yang sebelumnya sudah terjangkit penyakit tersebut, lalu disebarkan oleh nyamuk melalui gigitannya.

"Faktornya Karena disitu ada lokasi tempat tumbuh jentik dan sebelume sudah ada yang kena, jadi disebarkan oleh nyamuk," jelasnya.

Berdasarkan hasil pemantauan dilakukan mereka yang terserang penyakit ini tinggal di lokasi dengan potensi tumbuh jentik nyamuk tinggi. Mereka juga sudah melakukan fogging atau pengasapan untuk mencegah penyebaran penyakit tersebut.

Baca Juga: 88 Persen SD di Tulungagung Gagal Penuhi Pagu Saat SPMB

Temuan kasus penyakit Chikungunya ini selalu ada setiap tahun. Bahkan pernah dalam satu tahun Dinas Kesehatan menemukan ratusan kasus penyakit tersebut.

"Kalau tidak salah tahun 2014 lalu ada ratusan, tapi setelah itu menurun," pungkasnya.

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.